Breaking News

Tia Fitriani Kunjungi Desa Margaasih Dan Desa Nagrog Di Kecamatan Cicalengka

Kabupaten Bandung - Qjabar.com

Kunjungan Dra. Hj Tia Fitriani dalam rangka reses III tahun sidang 2021-2022 anggota DPRD Provinsi dari praksi NasDem daerah pemilihan Jawa barat 2 Kabupaten Bandung, kegiatan tersebut berlangsung di Aula desa Margaasih dan Di Aula Desa Nagrog kecamatan Cicalengka kabupaten Bandung. 

Kegiatan reses tersebut dihadiri kepala Desa Margaasih Yayan Suryana, kepada desa Nagrog  Gungun Suganda S.pdi, para kader simpatisan, warga masyarakat dan dulur satia. 

Dikatakan Dra. Hj. Tia Fitriani pada kunjungan di desa Margaasih kecamatan Cicalengka, setiap ada aspirasi yang disampaikan harus bisa terlealisasi, hal ini disampaikan saat reses masa sidang III, tahun 2021 - 2022, diwilayah Desa Margaasih. 

Pada saat reses pertama di Desa Margaasih salah satu contoh aspirasi dari warga ada pohon besar yang ada diwilayah Margaasih, sementara pohon tersebut sudah rapuh yang tentunya suatu saat bisa roboh, yang dapat mengakibatkan prrmasalahan/tertimpa pohon tersebut, padahal sebenarnya pohon tersebut bisa dipotong sendiri (oleh Pemdes), tetapi aturan tidak diperbolehkan bahkan bisa kena sanksi hukum, hal ini sebagai anggota dewan harus berusaha bagaimana pohon tersebut bisa dipotong, dan Alhamdulilah setelah saya berkoordinasi ke berbagai pihak pohon tersebut bisa dipotong.

Hal seperti itu untuk memperjuangkan cukup lama karena harus melalui proses karena tidak sembarangan menebang pohon karena pohon tersebut merupakan milik pemerintah dengan menebangnya harus melalui proses. 

Untuk kedepannya Desa Margaasih juga akan dikembangkan tanaman jagung Hibrida dan kedelai karena dilihat dari daerahnya sangat cocok untuk ditanami dua jenis tanaman ini dan tidak menutup kemungkinan untuk tanaman lainnya bisa dikembangkan. 

Dan kami sebagai anggota dewan, yang dipilih oleh masyarakat tentunya harus bisa memperjuangkan bagaimanapun caranya, agar bisa terrealisasi dan terlaksana". Itu merupakan bentuk pelayanan terhadap masyarakat. 

Provinsi Jawa barat sudah menjadi percontohan di Indonesia yang menenerapkan Sistem Informasi Pembangunan Daerah  (SIPD) ini merupakan sistem yang bisa diakses langsung mengenai alokasi anggaran buat pembangunan desa. 

Tia Fitriani juga pada saat ini sedang mengawal peningkatan jalan sepanjang pacet sampai dengan kertasari perbatasan kabupaten bandung dengan garut dan perbatasan kabupaten bandung dengan cianjur untuk itu mari kita kawal bersama-sama peningkatan jalan tersebut. 

Ditambahkan kepala desa Margaasih Yayan Suryana dengan adanya reses ibu dewan Tia Fitriani yang bisa menampung aspirasi dari masyarakat desa Margaasih yang nantinya bisa bermanfaat, dan juga tidak terlepas dari itu program pelatihan bagi warganya seperti dikatakan ibu dewan Desa Margaasih akan membudidayakan tanaman jagung Hibrida dan kacang kedelai semoga program tersebut segera terealisasikan. 

Semoga dengan adanya reses tersebut program-program bisa terealisasikan karena dengan adanya reses merupakan jembatan aspirasi dari warga masyarakat yang disampaikan kepada dewan yang nantinya direalisasikan oleh pemerintah tidak lepas dari proses, karena aspirasi yang banyak jadi yang diprioritaskan dan diperlukan segera oleh masyarakat. 

Dengan ucapan yang sama dari kepala desa Nagrog Gungun Suganda S.P.dI ucapakan Terima kasih kepada ibu dewan Tia Fitriani yang telah berkunjung di desa Nagrog dalam kegiatan resesnya, ini merupakan kehormatan bisa menyampaikan program -program yang ada di provinsi dan bisa menyampaikan aspirasi di desa Nagrog diantaranya destinasi wisata dan peningkatan umkm yang bisa menopang ekonomi warga desa Nagrog, desa Nagrog sendiri merupakan desa mandiri dan perlu ada peningkatan diberbagai sektor. 

Semoga dengan kedatangan ibu Hj Tia Fitriani ke desa Nagrog bisa meningkatkan destinasi wisata dan kami berharap bisa bekerjasama dengan ibu dewan khususnya dalam bidang destinasi wisata dan peningkatan UMKM agar masyarakat desa Nagrog bisa meningkatkan perekonomian bagi masyarakat.

Reporter:(Yun.s)

Tidak ada komentar