Breaking News

Menyikapi Aksi Unjuk Rasa Guru Honorer, Ini Yang Di Katakan Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan

Singaparna Tasikamalaya - Qjabar.com 

Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan (FHGTK)   menggelar aksi untuk menyampaikan aspirasi tuntut optimalisasi perekrutan dalam formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tanpa syarat di depan Kantor Bupati . Kamis (30/06/22). 

Dalam aksi ini mereka menuntut kepastian nasib guru honorer yang telah memenuhi persyaratan diantaranya yaitu guru ekskategori 2 serta yang lolos passing grade tes PPPK ,  juga terdaftar dalam Dapodik selama tiga tahun dan mempunyai Sertifikat Pendidik . 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Drs. H . IIn Aminudin ,M. Si. , menyikapi hal tersebut ia mengatakan bahwa" Kita kekurangan guru , baik di SD maupun di SMP , Ketika nanti tenaga Honorer tahun 2023 di hentikan memang lah berat ." Ungkap nya saat di temui awak media di ruang kerjanya . Senin (04/07/22). 

Menurutnya hal tersebut kemarin di bahas dalam rapat bersama Dinas BKPSDM mengenai permasalahan itu . 

" Yang jelas kita kekurangan banyak kebutuhan pendidik ,  maka dari itu kemarin sebelum pak Bupati berangkat ke Tanah Suci sudah memerintahkan Sekda dan Keuangan untuk ke Jakarta . " tutur nya 

Lanjut Kadis , Kebetulan hari ini pak Sekda dengan pak Kabag Keuangan di perintah Bupati untuk berangkat ke Kementrian keuangan. Sebab, kita Kabupaten Tasikmalaya termasuk Kabupaten yang PAD nya kecil  tapi kebutuhannya hampir sama dengan daerah lain ,  jadi kemungkinannya harus  mencari solusi . 

Jadi , Tenaga Honorer untuk sekarang belum ada jawaban yang pasti , dan nanti keputusannya menunggu hasil dari jakarta.

" Mudah-mudahan ada solusi untuk teman - teman kita tenaga honorer, aspirasinya bisa di akomodir dan juga solusi kekurangan Guru bisa terealisasi meskipun tidak sepenuhnya .namun, berangsur baik dan mudah mudahan seperti itu . " Pungkas nya

Tidak ada komentar