Breaking News

Hari Gini Sekolah Masih Kumuh, Di Kemanakan Pengelolaan Dana BOS SDN 1 Cijulang?

Cineam -,Tasikmalaya– Bergulirnya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah dikucurkan  di Kabupaten Tasikmalaya menuai tanda tanya, dimana pengelolan dan penggunaan belum sepenuhnya tepat sasaran.

Salah satunya di Sekolah Dasar Negeri 1 Cijulang Desa Ci julang,Kecamatan Cineam,Kabupaten Tasikmalaya diduga Dana BOS Tahun 2022 penggunaannya tidak transparan yang dilakukan  Kepala Sekolah (Kepsek) Eli Kurniati. 

Pasalnya,saat awak media menyambangi ke SDN 1 Cijulang  banyak menuai pertanyaan.Dimana penggunaan Dana BOS di duga tidak transparan sebagian tidak tertulis dari sarpras,diantaranya papan informasi dana BOS yang disembunyikan terkait jumlah pengeluaran sarpras/perawatan sekolah,disitu juga terpampang dipapan informasi BOS dan data data yang lain.

Akan tetapi,dari sarpras tidak tertulis jumlah yang akan dibelanjakan untuk perawatan sekolah seolah - olah ingin mengelabui masyarakat atau publik.

Kepsek Eli Kurniati saat dikonfirmasi menyatakan "Semua Penggunaan Dana Bos disekolah sudah dikelola dengan baik dan sesuai pertanggung jawabannya mulai dari tahap 1 sudah terpampang di papan informasi Dana BOS.Inikan secara  online lagian kan sudah di kontrol dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terus gimana pak? Kalau untuk perawatan sekolah sudah saya belanjakan seperti cat tembok dan lain-lain pak," Ujar Kepsek Eli. 

"Tapi maaf Pak,dipapan informasi BOS sarpras tidak saya tulis karena masih tahap 1 rencananya sudah tahap 3 saya masukan jumlah pengeluaran sarpras " imbuh nya. 

 Namun sangat disayangkan disekolah SDN 1 Cijulang tersebut di sinyalir anggaran buat perawatan sekolah dari Dana BOS sengaja tidak ditulis atau dipublikasikan ke masyarakat.Dan sekolah tersebut terlihat jelas sangat tidak terawat cat temboknya sudah kelihatan kusam,kaca pecah,batang jendela dan pintu keropos tidak enak dipandang terkesan kumuh.Sangat ironis, di kemanakan Dana sarpras/pemeliharaan sekolah dari dana BOS.Kamis (23/06/2022). 


Reporter : ITR/AHH

Tidak ada komentar