Breaking News

Festival Jampana 2022 Marak Copet, Satu Unit HP Pegawai Desa Raib !

Kabupaten Tasikmalaya, Qjabar.com-

Akibat kurangnya pengamanan dari panitia Festival Jampana, Salah seorang Kepala Wilayah (Kawil) dari Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi itu sebuah Hand Phone-nya hilang saat makanan Jampananya direbut masyarakat.

Dalam Tradisi Pawai Jampana kali ini, masyarakat sangat bebas merebut makanan dari peserta Desa Jampana Se-Kabupaten Tasikmalaya. Festival Jampana 2022 tersebut di HUT Kabupaten Tasikmalaya ke-390.

Tradisi ini, ciri khas masyarakat di Jawa Barat yang kerap dilakukan untuk menyatukan berbagai Suku, Ras maupun Budaya di Negara yang berlambangkan Burung Garuda sebagai ikonnya tersebut.

Jampana adalah tradisi berbasis kebudayaan lokal bagi masyarakat Sunda di Kabupaten Tasikmalaya dalam merayakan momen hari jadi.

"Kronologi kejadianya, pas sebelum garis awal penilaian, lalu sempat memoto pak camat. kemudian memoto juga podium yang ada Pak Bupatinya serta jajaran pejabat lainya."Papar Miftahul Khoer (42) selaku korban pencopetan di HUT Kabupaten Tasikmalaya ke-390, Selasa (26/7/2022).

Sontak, setelah melewati aksi warga berebut makanan Jampana, "Saya itu ingatnya masukin Handphone ke saku, lalu ada yang memerintahkan angkat Jampannya."Ucapnya.

Memang, masyarakat yang berkerumun hingga banyak yang berebut makanan dari Jampana desa-desa yang akan keluar dari podium penilaian Panitia Festival.

"Saya tidak menyadari, HP dari saku itu gak ada. Sadar-sadar keluar dari kerumunan warga, baru sadar bahwa HP saya tidak ada."Tegasnya.

Dia menambahkan, teruntuk panitia Festival HUT Kabupaten Tasikmalaya kedepanya agar bisa lebih baik lagi pengamananya.

Miftahul Khoer (42) menginginkan kejadian sekarang itu agar jangan terulang lagi, dan bagusnya itu masyarakat tidak masuk ke arena peserta Jampana.

"Karena area jampana dari desa desa harus keluar dulu dari area podium penilaian panitia Festival HUT Kabupaten Tasikmalaya."Imbuhnya.

Terakhir, bahwa pengamanan area Jampana sangat kurang dan kesanya kurang pantas masyarakat ada di depan area peserta jampana tersebut.

Reporter: Rz

Tidak ada komentar