Breaking News

Proyek Pengerjaan P3TGAI di Desa Baru Mekar Terkesan Asal Jadi?

Parungponteng Tasikmalaya - Qjabar.com

P3TGAI merupakan salah satu program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA).

Kegiatan tersebut bermaksud untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat petani dalam kegiatan rehabilitasi, peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan yang berdasarkan prinsip kemandirian. Hal ini dimaksud untuk mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Segala bentuk proyek pekerjaan yang di danai oleh pemerintah ataupun negara seharusnya di kerjakan dengan kualitas yang bagus baik pengerjaanya ataupun materialnya . karena program P3-GAI ini di peruntukan untuk masyarakat banyak , seperti hal nya proyek pengerjaan di kp.Citarisi Desa Baru Mekar Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya . 

Dari pantauan di lapangan terlihat pengerjaan proyek tersebut di kerjakan dengan asal-asalan , dari mulai penggalian pondasi yang seharusnya di gali dengan kedalaman 20cm ini hanya di gali dengan kedalaman ±10cm . 

Bahkan dari plesteran pun terlihat bolong-bolong yang di duga karena adanya pengurangan bahan material . 

Ketika awak media menanyakan terkait Struktural yang ada di lapangan respon dari para pekerja saling menuduh bahkan berkata " Duka atuh teu terang abimah mung damel ( Tidak tau , saya hanya bekerja ) " Ucap salah satu pekerja . Seakan akan risih akan kedatangan awak media yang di duga sudah di beri arahan oleh kelompok . 

Adapun Elan Ketua Tim Pendamping Masyarakat (TPM) Kp.Citarisi Desa Baru Mekar Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya saat di lokasi pekerjaan, di mintai tanggapan terkait kualitas dan kuantitas yang sudah di kerjakan menurutnya  sambil terbata - bata  " sudah bagus hanya ada kekurangan galian saja. " Ungkapnya . Senin (16/05/2022) 

Padahal , ketika awak media meninjau ke lapangan pekerjaan ini di duga terlihat dikerjakan dengan asal asalan . 

" Sae sih , tapi da kieu di lapangan mah janten ke di leresken deui ku padamelna ke di gali deui ( Bagus sih , tapi ya namanya di lapangan nanti di perbaiki lagi oleh pekerja , nanti akan di gali lagi )" imbuh nya . 

Saat di pertanyakan tugas TPM terkait adakah kekurangan dari spesifikasi bangunan ini Elan mengatakan " Ya menghimbau dulu kepada Kepala Tukang padahal gambar kan udah , cuman kan mungkin di lapangan lah " tutur nya 

Menurutnya bahkan sudah memberi teguran terhadap Kelompok . Namun, dari mulai TPM hingga pekerja yang ada di lapangan ketika di tanyai Ketua Kelompok ataupun struktural yang lainya seakan akan enggan memberi informasi terkait keberadaannya. 

Sampai berita ini tayang , pihak Ketua kelompok , sekretaris serta Bendahara tidak bisa di temui ataupun di hubungi .

Reporter:Yana

Tidak ada komentar