Breaking News

Dra. Hj. Tia Fitriani Menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada Dulur Satia

Kabupaten Bandung - Qjabar.com 

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diadakan oleh anggota DPRD PROVINSI Jawa Barat Dapil Kabupaten Bandung Dra. Hj. Tia Fitriani dari partai NasDem kegiatan tersebut diadakan di Mampirry Cafe & Resto Taman Kopo indah III Desa Mekar Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (18/05/2022). 

Berikut empat pilar Negara Kebangsaan Indonesia :

1. Pancasila

Pancasila merupakan ideologi dasar negara Indonesia. Nama 'Pancasila' sendiri berasal dari dua kata sansekerta, yakni 'Panca' yang berarti Lima dan 'Sila' yang berarti prinsip atau asa.

Kelima prinsip tersebut juga tercantum dalam paragraf ke-4 Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Adapun, lima prinsip utama yang menyusun Pancasila adalah sebagai berikut

-Ketuhanan yang Maha Esa
-Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
-Persatuan Indonesia
-Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
-Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat indonesia.

2. UUD 1945

UUD 1945 pertama kali disusun rancangannya pada 29 April 1945. Untuk membuat undang-undang ini, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) sengaja dibentuk.

Kemudian, pada 22 Juni 1945 dibentuk panitia sembilan. Mereka diketahui merancang Piagam Jakarta yang kemudian menjadi naskah pembukaan UUD 1945.

Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan UUD 1945 sebagai Undang-undang Dasar Republik Indonesia. Baru pada 29 Agustus 1945 Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) mengukuhkan pengesahan UUD 1945.

3. NKRI

NKRI adalah singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. NKRI berdiri sejak proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta.

NKRI menganut sistem republik dengan sistem desentralisasi. Hal itu sesuai dengan pasal 18 UUD 1945 di mana pemerintah daerah boleh menjalankan otonomi seluas-luasnya di luar bidang pemerintahan oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat.

4. Bhinneka Tunggal Ika

Bukan sekadar slogan, Bhineka Tunggal Ika merupakan gambaran dari bangsa Indonesia. Adapun, 'Bhina' artinya pecah, 'Ika' artinya itu, 'Tunggal' artinya satu, sehingga Bhineka Tunggal Ika berarti terpecah itu satu.

Slogan tersebut memiliki gambaran yang sesuai dengan Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau dari Sabang sampai Merauke. Walaupun terpisah, masyarakat merupakan satu kesatuan, yakni warga negara Indonesia. 

Dikatakan anggota DPRD Provinsi Jawa barat Dra. Hj. Tia Fitriani kegiatan sosialisasi tersebut mengundang wilayah dapil II, yang terdiri dari empat kecamatan yang perwakilan kami undang koordinator tiap desa juga hadir, yang hadir kali ini sebagai agen-agen yang nantinya bisa menyampaikan hasil dari sosialisasi kepada masyarakat khususnya keluarga. 

maksud dan tujuan kami dalam sosialisasi kali ini ingin memahami Pancasila bukan hanya pemahaman belaka tapi itu diterapkan sebagai pedoman dalam kita berprilaku sehari-hari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hal tersebut akan menjadikan ideologi dan dasar negara kita bisa diterapkan sebagai bangsa negara ini. 

Hj Tia Fitriani berharap bagi dulur satia untuk bisa menyampaikan hal tersebut kepada lapisan masyarakat khususnya ditingkat keluarga karena pembentukan karakter berawal dari keluarga, Pungkasnya.

Reporter:(Yun.s)

Tidak ada komentar