Breaking News

Ormas Gibas Tasikmalaya gelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Insfektorat

Kabupaten Tasikmalaya - Qjabar.com

Organisasi Masyarakat Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi demo ke dinas insfektorat kabupaten tasikmalaya pada tanggal, (21/04/2022).
Masa aksi yang berjumlah kurang lebih 100 orang berkumpul di depan kantor insfektorat dengan aman juga tertib, dan di kawal oleh pihak kepolisian.

Ketua Gibas Resort Kabupaten Tasikmalaya Waris, mempertanyakan keberadaan PLT Kepala dinas tersebut dan meminta untuk hadir di tengah masa aksi." Saya minta panggil sekarang kepala dinas untuk bisa mendengar dan menjawab langsung apa yang akan kami orasikan"

Namun sangat di sayangkan beliau tidak hadir karna dengan dalih ada kegiatan dinas. Ketua dan masa aksi pun merasa sangat kecewa dengan tidak adanya kepala dinas, karena surat aksi sudah di layangkan sejak hari senin kemarin.
Jadi ketua dan 10 anggota perwakilan di suruh masuk oleh sekretaris dinas dan irban II, Untuk menyampaikan aspirasinya di dalam ruangan dinas.

Waris pun menyampaikan kekecewaan nya dan beberapa point penting.
" Yang pertama Kami bertrimakasih banyak sebesar besar nya, walaupun kekecewaan ini sangat luar biasa. Kami beberapa puluh kali mengadakan aksi di pemda Kabupaten tasikmalaya, kami di bertempat untuk diskusi dan tempat yang paling buruk adalah di ruangan dinas insfektorat ini. Yang ke dua, apakah bisa dana desa di ke pihak ke tiga kan. 

Selanjutnya setelah ada keputusan tiga mentri bilamana terjadi kerugian negara yang dilakukan oleh aparatur desa bisa di kembalikan selama 60 hari dan itu akan muncul SP3 atau selesai perkara, tapi yang terjadi di lapangan banyak sekali kepala desa yang posisi masih diperiksa pihak kepolisian yaitu Tipikor, apa selama ini insfektorat hanya tidur dan diam." Ucapnya.

"Seperti baru baru ini yang masih hangat kami menemukan bahwa dana desa di ke pihak ke tiga kan kami langsung laporan ke insfektorat, tapi tindakan nya tidak ada. Jadi kami laporkan ke Tipikor Polres, jadi peranan insfektorat yang menghamburkan uang negara untuk oprasional tiap tahun nya tidak ada manfaat nya" tutup waris..

Sempat ada dialog anatara PLT irban II Giandri Ardiansyah yanh menjawab beberapa pertanyaan dari Ketua Waris.
Ada dua desa yang memberikan dana desa ke pihak ketiga yaitu desa Kurniabakti dan Sukamantri di Kecamatan Ciawi.

'' Untuk mengawasi 351 desa mungkin saangat terbatas karena personil nya ada 30 orang, jadi masih banyak desa yang belum bisa kami awasi." Ucap PLT irban II.

" Kami bertrimakasih atas masukanya dan kami akan menyampaikan pertanyaan dan point point yang telah di sampaikan oleh Ketua kepada insfektur ( plt kepala dinas insfektorat ), sekali lagi kami memohon maaf atas keterbatasan dan kekurangan nya " tutup nya.

Dengan komando ketua, masa aksi pun meninggalkan kantor dinas insfektorat dengan penuh rasa kecewa."pungkasnya

Reporter:Yana jodi

Tidak ada komentar