Breaking News

Toni : Bantuan Ini Bukan Merupakan Hibah Melainkan Pinjaman Modal Untuk Pelaku UMKM

Kabupaten Bandung - Qjabar.com

Ketua Fraksi NasDem saat Melaksanakan Reses Masa Sidang II tahun 2022, di Aula Kampung Garduh Desa Sagaracipta Kecamatan Ciparay, Selasa 29 Maret 2022, lebih memprioritaskan program Bantuan tanpa Agunan dari Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya meningkatkan akselerasi perekonomian masyarakat di Kabupaten Bandung.

Toni menambahkan, saat ini program tersebut sudah mencairkan anggaran sebesar Rp40 miliar melalui Bank BJB dan BPR Kerta Raharja, dan masyarakat sudah bisa mengajukan permohonan atau pengajuan.

“Bantuan ini bukan merupakan hibah melainlan pinjaman modal untuk pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Jadi masyarakat mempunyai kewajiban untuk mengembalikan pinjaman tersebut,” katanya di lokasi.

Tujuan dari bantuan bergulir ini, ia menyebutkan, sebagai langkah untuk menanggulangi laju perkembangan Bank Emok yang sudah menjerat masyarakat. Bahkan ia menegaskan kalau Bank Emok itu ilegal. Makanya harus diupayakan untuk dihentikan operasionalnya . 

Klasifikasi penerima bantuan bergulir dijelaskan Toni, terutama yang tidak terikat dengan bank lain seputaran pembayaran keuangan, seperti bank emok, keriditan, atau hal lainnya. Dikwatirkan pinjaman yang diberikan untuk melunasi pembayaran hutang piutangnya.

“Sehingga manfaat dari bantuan bergulir itu tidak ada sama sekali. Karena warga lebih mementingkan kebutuhan konsumtif,” ujarnya.

Di kegiatan itu hadir Ketua Dewan Pertimbangan DPW NasDem yang merupakan Bakal Calon Legislatif DPR RI, Rajiv, dan Ketua DPD NasDem Kabupaten Bandung, yang memberikan motivasi kepada undangan Reses untuk tetap bersemangat dalam upaya peningkatan laju perekonomian di Kabupaten Bandung.


Reporter:(Yun.s)


Tidak ada komentar