Breaking News

Terkait Bansos, Petani Beras Keluhkan BPNT Rasa BLT

Pancatengah Tasikmalaya - Qjabar.com

Terjadi Polemik ketika kemensos keluarkan aturan baru, tentang Penyaluran  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui PT POS INDONESIA yang secara langsung Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kamis 03/03/22.

Mengambil Uang dengan  bebas untuk berbelanja,dan  tanpa adanya pemaketan . yang jelas akan merugikan KPM karena penumpukan komoditi yang rentan busuk.

Tapi sebaliknya bagi Asikin (42)  selaku pengepul gabah dan beras dari Petani yang ada di seputaran Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya .

Ini program BPNT Kaya Bantuan langsung Tunai (BLT).kalau kayak begini jangan di kasih judul BPNT dong..!!

Saya ini beli beras dan gabah dari petani tapi sayang dengan sistem yang baru ini , saya tidak bisa memasok beras lagi dan memberdayakan Petani yang ada di daerah,menjual beras  untuk pasokan  program BPNT  " jelas Asikin. 

kami selaku Mitra Petani berharap Peraturan saat ini mohon di rubah kembali biar Pemberdayaan petani berjalan lagi seperti biasa yang sudah dilakukan sebelumnya.

Karena kalau di biarkan dengan uang tunai dan KPM bebas belanja , justru belanja tidak akan tepat sasaran dan tidak sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis 
" Pungkas Asikin 

Reporter:Gus

Tidak ada komentar