Breaking News

PLT Kasat Pol PP Sosialisasi Penegakan Perda Dan Penegakan Peraturan Bupati

Singaparna Tasikmalaya - Qjabar.com

Kepala BKPSDM Merangkap Kasat Pol PP, H. Iing Fariz Kosim MSi, bertempat di gedung pendopo baru komplek perkantoran Bojongkoneng Singaparna, buka sosialisasi penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati. Rabu 23/03/22

Namun sebelum plt Kasat Pol PP, menyampaikan sambutan serta arahannya, kepada peserta yang hadir untuk mendoakan sekaligus memimpin doa bersama-sama atas meninggalnya Camat Rajapolah (Alm) Bapak Yana Hermana SE.MM, yang telah berpulang ke Rahmatullah sekitar dini hari tadi pada pukul 02.00.WIB. dirumahnya.

Iing juga tak sungkan-sungkan minta maaf atas keterlambatan datang kesini, kilahnya, karena ada acara lain yang sudah terjadwal, yang seharusnya dimulai pada jam. 8.30. di Mangkubumi baru bisa terlaksana jam 9.00 lebih, jadi mohon maaf atas keterlambatannya.

Dalam arahan pada peserta, kasat, terutama khususnya para sekdes untuk selalu rajin bekerja, karena apa menurut Iing terlepas dari isi yang disampaikan, ketika sebelumnya pernah jadi camat, sering berpesan pada aparat desa, khususnya para sekdes untuk selalu semangat bekerja dan bergabung dengan kecamatan, kenapa demikian! Sebab siapa tahu undang-undang akan berubah lagi, sekdes bisa dijadikan PNS, menurutnya undang-undang di kita kilahnya tidak pernah permanen.

Saat menjadi camat Iing Fariz Kosim, suka perintahkan sekdes untuk belajar memimpin apel di kantor kecamatan, agar supaya terbiasa dan untuk menceritakan apa yang telah dilaksanakan program yang ada di desa, pungkasnya.

Berkaitan dengan sosialisasi pada hari ini, peraturan bupati (perbub) peraturan daerah yang berkaitan dengan tugas bupati dan peraturan daerah yang ditegakkan pol PP juga banyak berkembang, banyak berubah karena induk-induk UU itu selalu berubah dan selalu tumpang tindih, maka dari itu sosialisasi ini menurutnya mudah-mudahan bermanfaat bagi para peserta, khususnya bagi mantri polisi tidak akan selamanya akan menjadi polisi selamanya akan bergeser, karena sebentar lagi sehabis bulan Maret ada rotasi mutasi, akan ada lagi pengisian jabatan eselon dua, bila diibaratkan kepala kereta dirubah tentu rangkaiannya akan mengikuti, jadi kalau memutasikan seseorang otomatis dibawahnya berubah, pungkasnya.

Iing Fariz Kosim membuka dan mengapresiasi serta mengharapkan pada para peserta, berkaitan dengan kegiatan sosialisasi ini, Merupakan kesempatan yang baik meningkatkan pengetahuan pemahaman dan kemampuan dalam penegakan perda dan peraturan kepala daerah dapat terlaksana dengan baik menuju tercapainya sasaran yang telah ditetapkan dan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Saat penulis menanyakan  instruksi Kemendagri tentang pengajuan anggota satpol PP mengenai pengangkatan menjadi P3K, menurut Iing Fariz Kosim sudah diajukan ke pusat namun kembali lagi pada kemampuan APBD daerah, kilahnya. Apakah tidak akan menjadi masalah nantinya, karena mengacu pada UU sebelumnya anggota pol PP harus PNS, Iing Fariz akan mempelajarinya lebih dahulu, karena belum mengetahui secara detail.

Reporter;Janur/IWS

Tidak ada komentar