Breaking News

Intan Permatadiana AKPAR : Pentingnya Peran Mahasiswa dalam Kepemimpinan Bela Negara

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Dalam rangka penguatan karakter kepemimpinan dikalangan remaja milenial  khususnya mahasiswa yang terlibat dalam upaya bela negara, maka perlu dilaksanakan pembinaan kesadaran bela negara.

Intan Permatadiana salahsatu mahasiswi AKPAR  berbakat dan masih menjalani magang di lembaga pemrintahan  ini  menyebutkan, upaya bela negara bukan hanya tugas dari TNI dan Polri, namun semua komponen bangsa.Dia menyampaikan bahwa peran mahasiswa dalam bernegara untuk menjaga ketahanan nasional adalah suatu tuntutan.

"Mahasiswa sebagai agent of change dan social control. Agent of change yaitu suatu tindakan yang membawa suatu keadaan dari kondisi yang kurang baik ke kondisi yang lebih baik, dan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.

Selalu dari pemikiran mahasiswa harus ada pemikiran hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari besok harus lebih baik dari hari ini. Pemikiran-pemikiran yang individualisme dari mahasiswa seharusnya dibuang dan beralih pada pemikiran sosial dengan mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara", paparnya.

Disela-sela waktunya dia menyampaikan pada Selasa (8/3/2022)bahwa pendidikan bela negara bukan hanya sekedar ajang untuk rekreasi,atau sekedar melewati rintangan,melainkan melalui proses pembelajaran yang kita hadapi yang bisa ambil hikmahnya,terlebih dalam proses bela negara,ditekankan kepada kepemimpinan.Pembelajaran kepemimpinan dapat direalisasikan dalam kehidupan seharai-hari.

“Bela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa dengan cara lain seperti belajar dengan rajin, tidak menyebarkan berita Hoax dan ujaran kebencian, hidup bertoleransi, melestarikan budaya, memakai produk Indonesia, berprestasi mengharumkan nama bangsa di dunia internasional, menjaga nama baik bangsa dan negara”.Ujarnya.

Mahasiswi yang lahir di Tasikmalay 14 Oktober 2001 ini,menmaparkan pengalamannya hasil dari pendidikan bela negara selama 3 hati itu menurutnya sangat amat tertanam dalam diri,bahwa jangan mudah menyerah,harus tetap menjaga jiwa Korsa,jangan setiap masalah itu sebagai sebuah rintangan, dengan tidak menghilangkan jati diri sebagai mahasiswa dan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang sopan, ramah, bermoral dan memiliki akhlak yang mulia.

"Dalam upaya Bela Negara, mahasiswa diharapkan dapat ikut ambil bagian dalam memerangi narkoba di lingkungan kampus maupun di luar kampus, menolak keterlibatan dalam paham-paham radikalisme dan ikut serta melakukan counter narasi terhadap paham-paham radikal, ujaran kebencian dan narasi-narasi yang memecah belah bangsa,juga pesan darai saya,jangan mudah menyeah."Pungkasnya.

Reporter: Dan

Tidak ada komentar