Breaking News

Bareng LMDH Dan Perhutani KPH Bandung Utara Syukuran Di Wana Wisata GBM

Kabupaten Bandung - Qjabar.com

Sejumlah karyawan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara beserta LMDH Lembah Harapan Jaya. dan tokoh masyarakat Desa Jayagiri menggelar acara syukuran di Wana Wisata Geger Bintang Matahari (GBM) di Gunung Putri Lembang, Jumat (25/3). 

Acara ini digelar sebagai rasa syukur Pengelola, karena keberadaan wana wisata Geger Bintang Matahari masih tetap dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar Kp.Gunung Putri Desa Jayagiri, walaupun di masa pemberlakuan pandemi Covid-19.

Turut hadir dalam acara tersebut Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang Susanto beserta jajaran, Aparat Desa Jayagiri, Tokoh masyarakat Kp.Gunung Putri, Pengurus LMDH Lembah Harapan Jaya, Pengurus dan Anggota KTH Wisata Gunung Putri.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Uum Maksum melalui Asper BKPH Lembang Susanto mengatakan acara ini dilaksanakan dalam rangka syukuran sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara Perhutani KPH Bandung Utara sebagai pengelola wisata GBM dengan masyarakat sekitar lokasi wisata Geger bintangatahari Mudah-mudahan kedepan, kolaborasi ini bisa lebih mendatangkan banyak manfaat bagi semua pihak. 

"Kami bersyukur wana wisata GBM bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar hutan terutama dalam hal peningkatan ekonominya. Kami berharap, wana wisata ini bisa terus dijaga dan dikembangkan agar makin banyak menarik minat wisatawan," harapnya. 

Susanto menyebutkan wana wisata GBM ini merupakan salah satu objek wisata unggulan milik Perhutani KPH Bandung Utara.  Sebab, wana wisata GBM ini selalu menjadi buruan para wisatawan dengan Icon nya " negeri diatas awan" khususnya yang hendak beraktivitas camping dan haiking memburu sunsine dan sunrise.

Sementara itu, Ketua LMDH Lembah harapan jaya Adi Sutriatna menyatakan terima kasihnya kepada Perhutani KPH Bandung Utara yang sampai saat ini sudah berkerjasama berkolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan khususnya warga masyarakat Desa Jayagiri dalam mengelola wisata GBM.  Perlu diakui, keberadaan wisata GBM ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar lokasi wisata.

"Kami turut bangga karena sudah menjadi bagian untuk mengelola menjaga dan mengembangkan potensi wisata GBM.  Semoga kedepan, wana wisata GBM ini semakin diminati. Selain itu, kami berharap pandemi covid-19 ini segera selasai agar banyak wisatawan yang datang," paparnya.

Rep:Fajar

Tidak ada komentar