Breaking News

Ketum Lapepmas Dede Komarudin Pertanyakan Bantuan PKBM?

Kabupaten Tasikmalaya - Qjabar.com

Dewan Pimpinan Pusat (DPP)Lembaga pengembangan pemuda dan masyarakat (LAPEPMAS) Tasikmalaya, melalui ketua umum A Dede Komarudin pertanyakan terkait anggaran tahun 2020-2021.Di kucurkan melalui APBD, yang di gunakan untuk Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. 

Pasalnya, anggaran yang di kucurkan sangat pantastik, tetapi Lapepmas selaku lembaga kontrol sosial, mempertanyakan terkait dana yang di kucurkan yang sumber dari APBD pada tahun 2020-2021.

Dengan tercatat dana tersebut pagu  sebesar  Rp.19.978.350.000 (Sembilan belas milyar sembilan ratus tujuh puluh delapan juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah) yang di gunakan untuk kebutuhan mabeler dan tablet belajar anak jenjang PAUD.

Selain itu dana untuk penunjang alat belajar dengan sitem digital untuk PAUD berbasis kurikulum dengan pagu sebesar RP.9.979.920.000 (Sembilan milyar sembilan ratus tujuhpuluh sembilan juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) yang sumber dari APBD tahun 2020-2021 

Hal ini pihak Lapepmas pertanyakan, terutama tentang Pendidikan Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) dengan beberapa temuan dari sekolah pendidikan Usia Dini, berdasarkan informasi bahwa terkait PKBM juga bantuan mabeler dan tablet pihak sekolah yang lain sama sekali tidak tau dan tidak mendapatkan bantuan tersebut, bahkan sempat mengajukan tapi tidak ada,"isunya ujar Dede Komarudin

Makanya Kami selaku Ketua Umum Lapepmas, akan pertanyakan betul atau tidaknya, dana tersebut itu terserap tidak, dan sekolah mana saja yang menerima bantuan tersebut.

Banyak yang pertanyakan, terutama dari berbagai pihak lain, Lapepmas minta transparan, biar masyarakat tau terutama terkait PKBM, Ada berapasekolah yang mendapatkan anggaran tersebut, "katanya.

Sebetulnya bukan dana itu saja, bahkan anggaran untuk pendidikan tingkat menengah pertama untuk sarana prasaran penunjang pendidikan yang berbasis komputer (UNBK) itu juga sangat pantastik dengan jumlah sebesar RP.39.963.600.000 (Tiga puluh sembilan milar sembilan ratus enam puluh tiga juta enam ratus ribu rupiah) berdasarkan data yang kami dapat, "Kata Dede Komarudin.

"Ya itu saja yang akan aku pertanyakan, selain itu sekolah mana saja yang mendapatkan bantuan itu terutama PKBM, karna banyak isu isunya , diduga tidak sampai apakah benar apa tidak biar tidak saling tuding, "Pungkas Ketum Lapepmas Dede Komarudin saat di temui di ruang kantor DPP.Jum'at 25/02/22.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Paud Dinas pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Sera Sani menjelaskan melalui Whats app, " Pihak kami sudah berjalan secara prosedur bahkan itu sudah ada pemeriksaan dari pihak BPK, makanya yang di permasalahkan apa, "ujar Sera Sani.

Bahkan pihak sekolah yang mendapatkan bantuan , baik Paud manapun merasa terbantu dapat mebeler atau katalog,"Singkat Dia 

Reporter:Ditya

Tidak ada komentar