Breaking News

Pengunjung Dibuat Takjub Dengan Eksotisnya Curug Pelangi Saat Libur Tahun Baru 2022

Kabupaten Bandung - Qjabar.com

Menakjubkan, di hari pertama tahun 2022 Curug Pelangi tampil dalam kondisi terbaik untuk menyambut pengunjung. Jatuhan airnya besar dan airnya sebening kristal. 

Hal ini pun diakui Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Cisarua Perhutani KPH Bandung Utara Ocep Daslia saat ditemui di lokasi Curug Pelangi, Sabtu (1/1). Menurutnya, kondisi air terjun Curug Pelangi di hari pertama tahun baru 2022 sedang bagus. Airnya bening dan jatuhan airnya besar. Sehingga, nampak eksotis.

"Sebelumnya kan hujan, pas hujan sebenarnya airnya besar tapi cenderung berwarna coklat. Tapi, setelahnya air jadi bening," katanya. 

Ocep menuturkan menyambut libur tahun baru 2022, pengelola wisata Curug Pelangi fokus pada penerapan protokol kesehatan seperti yang diarahkan oleh pemerintah. Di depan pintu tiket pengunjung diwajibkan scan barcode vaksin, menggunakan masker, mencuci tangan dan tes suhu. 

"Seperti tahun lalu, Curug Pelangi hanya buka sampai jam 6 sore," sebutnya. 

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Usep Rustandi menyatakan meskipun kondisi airnya tengah bagus, pengunjung tetap dihimbau untuk tidak berenang di sekitar jatuhan air. Sebab, dikhawatirkan ada jatuhan batu yang bisa berakibat fatal untuk keselamatan.

"Pengunjung dihimbau untuk selalu waspada sebab track menuju curug licin, tetap disiplin prokes, dan selalu menjaga kebersihan. Selain itu, jika cuaca hujan pengunjung segera mengevakuasi diri ke tempat yang aman," pesannya.

Sesepuh sekaligus pedagang di wana wisata Curug Pelangi Uwa Hasan menyatakan berbeda dengan beberapa waktu lalu sebelum masa pandemi, jumlah kunjungan ke Curug Pelangi mengalami penurunan. Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut. 

"Tahun lalu kan ada longsor, sampai sekarang jalannya belum diperbaiki. Ini juga bisa jadi salah satu penyebab pengunjung ragu datang ke sini. Selain itu, faktor cuaca juga mempengaruhi," terangnya.

Uwa Hasan mengungkapkan banyak pengunjung yang mengeluh mengenai instalasi listrik yang tidak. Mereka kesulitan untuk sekedar charger handphone. Akibat listrik yang tidak ada, lampu-lampu penerangan pun jadi tidak berfungsi. Termasuk lampu led di jatuhan air yang menjadi ikonik Curug Pelangi. 

"Harapannya sih bisa segera diatasi. Instalasi listrik difungsikan kembali. Sebab, sudah bertahun-tahun tidak dibenahi. Selain itu, jembatan yang juga jadi ikon Curug Pelangi kini sudah lapuk. Sehingga berbahaya bagi pengunjung," jelasnya. 

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Majalaya Nunung mengaku, takjub dengan eksotisnya Curug Pelangi. Menurutnya, jatuhan air Curug Pelangi saat itu sangat cantik. Selain itu, di sini juga udaranya sejuk dan lokasinya mudah diakses.

"Saya ke sini sambil gowes bersama suami. Dari Majalaya sampai ke sini sekitar 4 jam. Belum lagi harus naik turun tangga untuk melihat curugnya. Tapi, semua terbayar lunas ketika melihat cantiknya Curug Pelangi," paparnya.

Reporter:Fajar
Editor:Ek

Tidak ada komentar