Breaking News

Sera Sani Dorong Program Literasi Untuk Perkuat Nilai Budaya Pendidikan Usia Dini

Kabupaten Tasikmalaya - Qjabar.com

Dalam rangka penguatan Literasi & numerasi kami dari PP PAUD dan DIKMAS Provinsi Jawa barat sedang melaksanakan kegiatan pendampingan implementasi penguatan kompetensi literasi dan numerasi ke satuan pendidikan (satdik). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Advokasi dan sosialisasi penguatan kompetensi Literasi dan numerasi yang sudah dilakukan. Setelah pendampingan ini nanti akan ditindaklanjuti dengan bimtek implementasi implementasi strategi penguatan literasi dan numerasi di  kesatuan Pendidikan.

UPT dalam hal ini PP PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Barat dan LPMP Jawa Barat mendapatkan tugas untuk melakukan pendampingan pada Tim Pendamping Literasi Daerah (TPLD) ke dinas pendidikan kabupaten/kota dalam penguatan literasi numerasi Kegiatan ini telah dilakukan diawali oleh LPMP tetapi baru memasukkan unsur yang terkait dengan pendidikan formal pada TPLD yang nantinya akan menguatkan satuan pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA. Kami (PP PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Barat) akan memasukkan unsur pendidikan non formalnya yang nantinya akan menguatkan budaya literasi di satuan pendidikan PAUD non formal (Kober,TPA, SPS) dan Dikmas (satuan pendidikan PKBM dan SKB). 

Tim  pendamping Literasi daerah itu untuk kabupaten Tasikmalaya yang menjadi penanggung jawab ialah Kepala Dinas pendidikan,"ungkap Dr. Dra.Rr. Erna Hernawati, M.M.Pd., sebagai Analis Kemitraan yang di dampingi Oleh Riany Ariesta, S.Pd. Widyaprada Ahli Muda, kepada awak media di Kantor Kepala Bidang PAUD Dan Dikmas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya. Senin 25/10/2021.

Ia menyampaikan, "LPMP sudah menginisiasi melakukan kegiatan ini lebih awal yang terkait dengan unsur pendidikan formal karena bidang garapannya di pendidikan formal dan kami dari PP PAUD Dikmas Jawa Barat melanjutkan  untuk menginisiasi terjadinya TPLD yang memasukkan unsur dari PAUD dan Dikmas.

Kami berharap nanti kegiatan ini akan lebih menguatkan yang sudah ada  dan di bentuk oleh LPMP dengan memasukan paud dan Dikmas,"paparnya.

Jadi harapan kami terang dia, "Budaya Literasi ini akan terintegrasi di mulai dari sekolah, keluarga, sekolah atau satuan pendidikan dan masyarakat. Kemudian untuk paud nya adalah kegiatan praliterasi dan pranumerasi yang merupakan tatanan p fondasi untuk menguasai kemampuan membaca dan menulis serta berhitung yang menyenangkan bagi anak-anak. Dari hasil AKM pada  pendidikan kesetaraan difungsikan untuk penyetaraan. Capaian peserta didik di Indonesia berdasarkan PISA, TIMMS, PIRLS, INAP, AKSI hasilnya masih kurang.

Sebenarnya ada dua UPT yaitu  UPT PP PAUD DIKMAS JABAR untuk bagian yang menangani paud dan Dikmas  dan UPT LPMP yang menangani pendidikan formal. Banyak wadah lain yang bergerak dalam kegiatan literasi diantaranya ada forum TBM, pegiat literasi, komunitas literasi. TPLD Ini wadah lain untuk menguatkan yang sudah ada tersebut  Kami dari UPT menguatkan secara birokrasi yang pendekatannya melalui dinas pendidikan yang diantaranya Kadis, Kabid, Kasi, karena mereka yang paling dekat dengan satuan pendidikan.

Kami sekarang dimintakan untuk bisa meningkatkan Literasi dan numerasi ini untuk mengatasi dampak dari Covid-19 diantaranya Literacy loss, learning loss, interrupted learning, "ujarnya.

Salah satu upaya untuk mengatasinya diantaranya dengan membuat TPLD, yaitu Tim Pendamping Literasi Daerah, yang di pimpin dan diketuai oleh Kepala Dinas Pendidikan di masing-masing Kabupaten/Kota, "jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Paud dan  Dikmas kabupaten Tasikmalaya Sera Sani Verana M.Pd., Menyampaikan, "jadi tentang literasi ini Alhamdulillah dengan adanya tim dari provinsi untuk masalah peningkatan literasi di kabupaten Tasikmalaya khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan masyarakat (dikmas) dapat memperkuat dan menciptakan nilai budaya literasi dan numerasi untuk anak-anak didik.

Begitu juga di satuan pendidikan paud Dikmas khususnya bagi kabupaten Tasikmalaya dengan wadah yang baru dalam pembentukan TPLD di kabupaten atau kota khususnya, dan dari tim pendamping daerah di harapkan ini bisa menjadi bagian dari substansi untuk peningkatan budaya literasi di lingkungan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat khususnya, "imbuhnya.

Lanjut Sera, "dengan adanya tim ini dan temen-temen di provinsi Jawa barat bisa bersinergi dengan kabupaten atau pun kota khususnya untuk menguatkan strategi penguatan kompetensi Literasi dan numerasi pada lingkungan fisik sekolah/satuan pendidikan, lingkungan social-emosional, dan lingkungan akademik di satuan pendidikan pendidikan usia dini dan satuan pendidikan PKBM serta SKB, "pungkasnya.


Reporter: Ilham
Editor: Ek

Tidak ada komentar