Breaking News

Rutilahu Di Kelurahan Setiaratu, Diduga Matrialnya Kurang Layak, Ada Apa Dengan Lurah?

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Program rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wialayah Kota Tasikmalaya, kini mulai di kucurkan, bahkan di beberapa kelurahan sudah mulai gencar dalam pembangunan, sehingga pihak penerima manpaat sangat terbantu bagi masyarakat kurang mampuh.Senin 11/10/21.

Tetapi dalam program Rutilahu selalu jadi ajang bancakan bagi para oknum, baik dari pihak BKM yang kerja sama dengan pihak matrial, sehingga prodak yang di berikan kepada pihak penerima manpaat tidak sesuai apa yang telah di ajukan awalnya, 

Salasatunya di kelurahan setiaratu kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, pasalnya prodak dari pihak matrial yang di berikan,bahan nya kurang berkualitas , dengan nilai jumlah yang di terima, jauh dari angka anggaran yang seharus puul Rp.16,500.000 (Enam belas juta lima ratus ribu rupiah) tetapi matrialnya tidak sesuai ajuan.

Menurut data yang di rangkum oleh pihak Qjabar, ada dugaan matrial bahan kusen dari pohon duren, bahkan semen pun merek nya...?, yang paling uniknya, pemarapan batu bata , dari jumlah 5000, di terima hanya 3000 ?

Saat berbincang dengan warga di kampung siluman kelurahan setiaratu, sangat menyayangkan hal ini, jadi azas pemanpaatan, hal ini perlu di pertanyakan, "kata salasatu warga.

Ketika di kompirmasi pihak kelurahan setiaratu Anang Suryana, melalui Whats app , beliau mengarahkan kepihak BKM, "kata Lurah 

Tidak lama kemudian pihak Qjabar, Mau kompirmasi langsung melalui telepon celulernya nomor 08522300xxxx, pihak kelurahan enggan terima telpon, ada apa dengan pihak kelurahan Anang Suryana..??

Pedahal pihak kelurahan yang mempunyai kebijakan selaku tim peripikasi.

Pihak Qjabar akan nindak lanjut ke pihak PUPR, juga kepihak Kejaksaan dan DPRD mengenai program Rutilahu, yang diduga ada kongkalikong antara pihak BKM dengan pihak matrial sehingga terjadi dilapangan ada kejanggalan, "pungkasnya.

Reporter: Aries
Editor: Ek


Tidak ada komentar