Breaking News

KAHT Gelar Kontes Ayam Kate Latber Amal

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Komunitas Ayam Hias Tasikmalaya (KAHT) mengelar Latber Amal kontes ayam kate  pertama kali yang berlokasi di Dadaha Kota Tasikmalaya, minggu (03/10/2021) pagi.

Dengan tetap ketat melakukan protokol kesehatan, kami selaku tuan rumah KAHT selaku tuan rumah sengaja mengambil tempat di  ruang terbuka luas, sehingga saling sharing, edukasi ilmu cara memelihara ayam kate akan menjadi ilmu bagi kami anggota komunitas apa lagi bagi yang bari.

Pandemi covid 19 yang melanda banyak negara saat ini tapi kita harus semangat dan tidak boleh larut dalam ketakutan.

Acara diikuti oleh berbagai pecinta sekaligus peternak ayam hias kususnya  kate, dari berbagai daerah Priangan Timur. Mulai dari lokal Tasikmalaya, Ciamis,Banjar,Garut Bandung beberapa daerah Jawa Barat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Hadian yang diwakili Aji Juansa,kepala UPTD Dadaha Dodi Supriadi S.Pd,Ketua RT/RW setempat.

Kontes ayam hias merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh KAHT. Peserta kegiatan ini terdiri dari individu maupun komunitas se-Priangan Timur, di antaranya adalah:

Ade Farm,Doenk Farm,Andick'z D'Enks Kandang Reyod BKR,Kandang Santanu,Kandang Singapur,Balung Tunggal,Samba Farm,SKANDAL,Anggun Farm Tasikmalaya,Tekad Farm,Kandang Mumtaz,Kandang Purba,Jaya Rodstar,Tasela Farm,Yogas Farm,Budak Angon Sambongpari,Fairel Farm,Paguyuban Peternak Entog Bajar(PPEB),Komunitas Ayam Kate Garut.

Menurut penanggung jawab kontes ayam hias,Irfan yang biasa disapa Abah Omon menjelaskan ada beberapa ayam masuk kriteria dalam perlombaan, dari segi penilaian dari ujung kepala sampai kaki ayam.“Ada beberapa ayam yang dilombakan, namun dari segi penilaian dinilai secara umum, mulai dari kepala ada jengger, cuping, telinga dan mata, badan ada leher, kebulatan ayam dan ekor serta pada bagian kaki dinilai dari kebersihan kaki dan kuku dan tidak ada luka pada bagian sisiknya, namun kalau warna sebenarnya tergantung dari selera juri yang paling bagus dilihat itulah yang memperoleh nilai tertinggi,” jelasnya.

Lebih dari 50 ayam kate dari berbagai jenis dikonteskan dalam acara pertama kali digelar ini.

"Sementara ini ada 50 lebih yang sudah terdaftar tapi ini masih bisa bertambah lagi karena ada yang dalam perjalanan juga," ujarnya.

Kontes ayam kate ini akan dibagi menjadi beberapa kontes, diantaranya ayam kate jantan dewasa ceper, jantan dewasa standar, betina dewasa, kategori remaja dan kategori unik.Peserta di antaranya dari kalangan peternak, penggemar ayam hias.

Tujuan kontes ini antara lain untuk ikut melestarikan ayam ketawa sebagai warisan seni dan budaya Indonesia.
Kontes semacam ini diharapkan mampu meningkatkan silaturahmi para peternak dan pecinta ayam kate sekaligus dapat meningkatkan popularitas ayam kate.

"Kami berharap dengan diselenggarakannya kontes ayam kate beramal ini,membuat pehobi ayam hias khususnya ayam kate semakin bertambah khususnya diwilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.Karena ayam kate adalah salah satu ayam hias asli indonesia yang berasal dari tanah Banten tang harus dilestarikan.Ayam kate bukan lagi ayam yang harus dipandang sebelah mata, yang dulunya dihargai murah kini harus bisa dihargai mencapai jutaan rupiah," ungkapnya

Konsep even ini adalah lomba sambil beramal. Setiap pembelian tiket  di kelas apapun akan disisihkan Rp 10.000, kemudian disumbangkan kepada anak yatim dan orang-orang jompo.

"Semua pendapatan dari Pendaftaran 10.000 dan Pemenang akan mendapatkan hadiah serta trofi yang nantinya akan disumbangkan kepada anak yatim dan panti jompo."katanya.

Irfan menambahkan KAHT adalah rumah kita semua, disini setiap anggota adalah keluarga. Rasa saling memiliki dan melengkapi, menjadikan hobi ayam kate ini terasa luar biasa. Insya Allah berkah, KAHT sukses.

“Harapan saya silaturahmi tetap terjaga demi tercipta nya keharmonisan dalam kominitas ini”.Pungkasnya.


Reporter: (dan)
Editor: Ek

Tidak ada komentar