Breaking News

Camat Sukaratu Lakukan Monev Di Desa Tawangbanteng

Kabupaten Tasikmalaya - Qjabar.com

Guna mengetahui hasil pekerjaan fisik di desa-desa Muspika Kecamatan di dampingi Kapolsek Lakukan Monitoring Evaluasi- (monev).

Saat di temui usai kegiatan, H. Ria Supriatna S.Sos., M.Si. Selaku Camat Sukaratu menyampaikan,"Alhamdulilah kami dengan pihak muspika yaitu wabil khusus kapolsek sesuai dengan tupoksi kami bahwa Camat itu mempunyai kewenangan tugas untuk pembinaan pengawasan dan pengendalian kegiatan di desa-desa. 

Tapi khusus monitoring evaluasi yang kami laksanakan, dan kita melihat kegiatan fisik, kita tidak ke administarsi desa nya, "melainkan melakukan pengawasan.  Adapun pengawasan kami yang dilaksanakan adalah kami hanya untuk melihat dari sisi kwantitas jadi kita bukan ke kualitas,"ungkap camat kepada awak media saat di wawancarai di lokasi kegiatan yang bertempat di Jln TPU Kampung Tawang banteng rt01 RW 02 Desa Tawang banteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat Selasa 26/10/2021.

lanjut Ria, "Apakah benar atau tidak, "karna itu bagian inspektorat, tapi kami hanya sekedar melihat apakah sekedar di administrasi kegiatan ini apakah benar di laksanakan ? 

"Hasil pemeriksaan kami di delapan desa itu variatif, "Ada yang tidak terpasang papan proyek nya, dan ada pekerjaan yang belum selesai, ada juga pekerjaan yang sedang di laksanakan.

Pihak kami terus memberikan motivasi motivasi kepada kepala desa untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang di rencanakan oleh pihak desa agar jangan sampai ada pengendapan keuangan sudah di serap tetapi belum di kerjakan dan kami dorong agar supaya cepat dilaksana kan saja kegiatan dilapangan, "paparnya.

Masih kata dia, Jadi intinya dari pengawasan kita ini adalah selaku pembina pengawasan dan pengendalian kegiatan di tingkat desa alhamdulilah sampai saat ini dititik terakhir yang kami tinjau di desa tawang banteng ya alhamdulilah kalo saya lihat juga dari TPT cuma 130meter untuk anggaran yang bisa dilihat dari papan proyek tersebut.

Kami lihat juga bukan TPT nya saja melainkan irigasinya juga menurut penjelasan kepala desa. Apakah ada kekurangan atau tidaknya mungkin saya pertanyakan akan dirabat atau enggak nya ternyata rencananya akan dirabat dan harapan kami dengan adanya kegiatan ini tidak hanya mutlak mengandalkan anggaran yang dari pemerintah tapi ada dari kepedulian masyarakat untuk membantu daripada bahan ataupun tenaga,"imbuhnya.

Terkait yang tidak ada papan proyek jadi alasan nya karena diantara nya sudah selesai, "tapi kita belum melihat ke lapangan tujuan nya pada papan proyek itu,  untuk supaya masyarakat tau contohnya kegiatan ini di danai dari bantuan keuangan misalnya 85 jt, yang di kerjakan oleh pihak desa,jadi masyarakat punya pembanding nantinya.

Karena masyarakat juga mempunyai hak untuk melakukan pengawasan,kegiatan dilapangan,dipersilahkan juga masyarakat untuk memantau evaluasi proses kegiatan dilapangan.diperlukan evaluasi khususnya di kecamatan sukaratu mungkin 95% pengerjaan sudah di laksanakan.

Adapun yang selesai bahkan ada juga yang sudah diperiksa oleh inspektorat tapi banyak juga yang belum  dilakukan pengawasan oleh inspektorat ,tetapi kita awal melakukan pengawasan ini saya mungkin dengan kapolsek memantau itu dari sisi kwantitas bukan kualitas ,kalau kualitas itu bagian teknis,"ungkapnya.

Di temui usai mendampingi muspika kecamatan monev, kepala desa Tawang banteng Nandang Abdul Ajiz mengatakan, "Oke kebetulan hari ini adalah jadwal monev dari muspika yang di hadiri oleh camat langsung kapolsek dan unsur muspika lain, kebetulan muspika sebagai pembina diutamakan camat melaksana kan kewajiban nya yaitu melaksanakan monitoring dan evaluasi  terhadap infrastruktur yan dilaksankan oleh desa-desa,"ucap kepala desa kepada awak media di ruangan kerjanya.

kebetulan desa tawang banteng hari ini yang di monev adalah terfokus pada Bantuan Keuangan (Bankeu) kabupaten yang 85 jt , peruntukan nya untuk pembangunan TPT-TPU wilayah ke dusunan tawang banteng. alhamdulilah swakelola swadaya masyarakat baik dan pelaksanaan kegiatan pembangunan TPT-TPU tawang banteng berjalan dengan lancar,"ungkapnya.

Kami juga memberikan referensi kepada Camat dari mulai 0% 40% sampai dengan 100%. "jadi kita transparan dari papan proyek pun dari mulai pelaksanaan dan sampai sekarang terpasang dan itu membuktikan bahwa kita melakukan kegiatan dengan prosedur dan segala juklas juklis yang dilaksanakan oleh pemerintah.

"Kalo kita tadi mencoba masukan dari kecamatan pada prinsipnya, muspika camat menyampaikan bahwa tawang banteng ketika di monev dana Bankeu sudah terserap dan sudah terlaksanakan, tos diterapkeun," tegasnya. 

Dan kami tidak menyinggung desa desa yang lain, cukup desa kami saja, 

"camat menyampaikan bahwa alhamdulilah papan proyeknya masih terpasang dan itu membuktikan bahwa bagaimana pembelajaran bersama yaitu transparasi dari mulai perencanaan, pelaksanaan sampai selesai kegiatan itu benar benar di monitoring," ujarnya.

Selain itu ada gagasan keinginan untuk menjadi wisata religius karena adanya saung Tafakur. di sepanjang jalur menuju TPU juga bisa di tanam dengan Apotek hidup dan sayuran. Serta rencana dari para Tokoh dan Rt/Rw setempat ingin memanfaatkan irigasi dengan  ikan keramba . Yang akhirnya nanti bisa mengubah mindset masyarakat yang tadinya jalan tersebut menyeramkan menjadi sesuatu yang menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat,"Pungkas Nandang

Reporter: Ilham
Editor: Ek

Tidak ada komentar