Breaking News

Pihak Desa Ciwidey Klarifikasi Tidak Benar Adanya Pungutan Ojek

Kabupaten Bandung - Qjabar.com

Perihal kekisruhan di desa Ciwidey mengenai pungutan terhadap ojek yang ada di seputaran Desa Ciwidey, pihak desa mengklarifikasi permasalahan tersebut dan Tidak benar pihak kepala desa maupun perangkat desa memungut uang sebesar dua ribu rupiah per ojek dan katanya jumlah ojek mencapai ratusan. 

Dikatakan Kepala Desa Ciwidey Anggara Permana Sidiq      pihaknya tidak pernah memungut uang terhadap para ojek yang ada di wilayah desa Ciwidey, hal pemberitaan tersebut sangat disayangkan  karena pada kenyataan tidak benar. 

Dalam hal ini kalaupun ada pungutan oleh pihak luar diharapkan diusut tuntas sesuai peraturan hukum yang berlaku, karena pihak desa tidak mengeluarkan regulasi ataupun intruksi berbentuk perdes, perkades maupun surat keputusan kepala desa yang mengarah kearah sana. 

Tentunya dengan berita tersebut pemerintahan desa merasa disudutkan dan dirugikan maka dengan pertemuan ini pihaknya mengklarifikasi permasalahan tersebut dan Alhamdulillah dihadiri perwakilan dari para ojek dan mereka mengerti permasalahan sebenarnya. 

Ditambahkan Anggara  pihak luar yang memunggut uang dari para ojek segera diusut tuntas dan diberi tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku karena sudah merugikan pihak kepala desa maupun stafnya . 

Dikatakan yang sama oleh bapak Ade Setia Permana yang dulu sebagai ketua ojek di Ciwidey merasa prihatin dengan adanya pemberitaan dan kegaduhan di wilayahnya perihal pungutan terhadap para ojek oleh aparat desa yang hal tersebut tidak benar, diharapkan kepada para awak media untuk bisa membuat berita yang berimbang agar tidak ada kegaduhan di Ciwidey. 

Kalau memang ada pungutan terhadap para ojek di wilayah Ciwidey untuk ditindak tegas dan kalaupun tidak ada saya mohon klarifikasi kepada rekan-rekan media. 

Apalagi permasalahan ini sampai ada statment dari ketua DPRD hal ini sangat disayangkan, Mudah-mudahan permasalahan ini dapat terselesaikan agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Reporter:(Yun.s)
Editor: Ek

Tidak ada komentar