Breaking News

Pansus Perumda Perusahaan Air Minum Tirta Sukapura Tahun 2021

Kabupaten Tasikmalaya - Qjabar.com

Rapat Panitia khusus yang diketuai Yayat Hidayat dari fraksi Gerindra disertai Aang Budiawan, Dani Fardian fraksi Golkar, Hidayat Muslim, Asop Sopiudin fraksi Persatuan Pembangunan, Jejeng Zainal Muttaqin fraksi Demokrat, Hakim, Acep dari fraksi PKB, kesemuanya menyatakan senang dan memuji dengan terpilihnya dari unsur eksekutif Asda I bidang pemerintahan  Ahmad Muksin menjadi ketua Badan Pengawas Perum Air Minum Tirta Sukapura.

Ahmad Muksin sendiri mengatakan saat dikonfirmasi para awak media cetak dan online, mengenai rencana kedepannya tentang bagaimana membangun manajemen perusahaan air minum yang akan dilakukan, pertama menurutnya saya (Muksin) baru satu hari menjabat setelah hari kemarin (14/9) dilantik di Badan Pengawas, jadi belum bisa berbuat banyak, namun katanya ada beberapa perubahan strukturisasi di perusahaan umum karena PDAM masuk ke Perumda sesuai dengan tahapan peraturan daerah telah disepakati oleh pansus.

Salah satunya yaitu adalah jumlah direksi ada 12 pengawas, selama ini 3, pengawas 3 seperti tadi yang sudah diatur dalam Ranperda pasal 21 bahwa penetapan direksi ditetapkan oleh KPM, di ayat 2 itu dikunci bahwa jumlah direksi adalah 1.

Maka ini akan merubah struktur kebawah, termasuk keterkaitan dengan Dirum dan Dirtek, kemungkinan menjadi job yang lebih rendah dan ini asas manfaatnya difaktor efisiensi anggaran jauh lebih besar dan efektivitas kerjanya dalam satu komando, mudah-mudahan dengan perda yang baru bila ditetapkan Perum Air Tirta Sukapura Tasikmalaya akan lebih maju, "pungkasnya.

Ketika ditanyakan ada dugaan permasalahan kebocoran administrasi keuangan yang terjadi di Perusahaan Air Minum ini, Muksin dengan santai beri jawaban nanti saja karena baru kali ini bekerja, "kata Muksin.

Badan Pengawas yang dilantik kemarin (14/9) oleh Bupati H. Ade Sugianto, yaitu :

1. Ahmad Muksin - Ketua,

2. Dadi - Anggota

3. Dewi - Anggota.


Reporter;JN/IWS
Editor:Ek

Tidak ada komentar