Breaking News

Lokasi Pintu Masuk Komplek Dadaha Tampak Kumuh, Pihak UPTD Abaikan Pihak PKL Duduki Taman Hijau

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Dengan Meningkatnya pedagang kaki lima (Pkl) hususnya komplek olahraga dadaha setelah sekian lama di tutup semenjak PSBB dan PPKM oleh Pihak Pemerintah daerah, kini para pedagang yang keseharian nya berjualan di komplek dadaha berjualan kembali tanpa menghiraukan adanya penyebaran Covid-19.

Siang tadi tampak terlihat petugas satgas Covid-19, melalkukan pemantauan di komplek dadaha, Minggu 19 September 2021

Ironisnya, terlihat para pedagang menduduki lahan lokasi taman, yang awalnya bahwa lahan tersebut tempat nya indah dan berseri sehingga lahan penghijauan pun terancam punah,

Pedahal lokasi tersebut sebagai pintu masuk lokasi komplek dadaha, kini tampak kumuh bahkan "sareksek" terlihatnya, pedahal awalnya indah dan nyaman bila di lewati waktu lalu.

Para pedagang yang menduduki lahan tersebut bukan hari minggu saja , setiap hari mereka berjualan do lokasi lapak tersebut. Saat ini sejauh mana perhatian pihak pemerintah sehingga membiarkan para pedagang berjualan di lokasi taman penghijauan.

Saat ini pihak Pengelola komplek dadaha (UPTD) diam tidak ada tindakan yang serius sehingga para pedagang seolah olah di biarkan, bahkan semapat pihak UPTD medatangi para pedagang namun hanya pedagang yang berlokasi di belakang komplek saja, tanpa mengabaikan para pedagang yang berlokasi di depan pintu masuk, ada apa dengan pihak UPTD?
Sebut saja DL salah satu pedagang yang berjualan di samping jogingtrek dadaha, mereka merasa tersinggung hal adanya teguran pedahal pedagang yang harus di benahi dulu , seharusnya bagian pintu masuk, kenapa langsung kebelakang, "ujar DL

"Untuk itu DL berharap ada penataan dulu  dari pintu masuk gerbang dadaha setelah itu baru kebelakang, sampai sekarang kini maraknya bertambahnya Pkl baru terlihat, bahkan ada isu diduga ada penjualan lapak?

Dengan hal ini seharusnya penataan dari gerbang pintu utama lebih di utamakan di tata agar bisa menjadi bersih sehat dan indah untuk di pandang

Di harapkan pengelola dadaha (UPTD) lebih bersikap adil dan bijak terhadap para pedagang komplek dadaha tampa merugikan salah satu pedagang khususnya pedagang yang sehari hari berjualan di komplek dadaha, "ujarnya DL

Reporter: Aries
Editor: Ek



Repoter Aries
Editor EK

Tidak ada komentar