Breaking News

Desa Kepel Mencetak Petani Milenial

Cisaga I Kab. Ciamis - Qjabar.com

Kelompok Taruna Tani Markisa Sejahtera yang berada di Dusun Bojong Hurip Rt .20 Rw. 09 Desa Kepel kecamatan Cisaga Ciamis , bersama pemuda pemudi karang taruna tunjukan program Petani Milenial, jum,at 02 April 2021.

Sebagai mana apa yang di sampai Wakil Gubernur Jawa barat , Uu Ruzhanul Ulum beberapa waktu lalu saat kunjungan di kabupaten majalengka, Bahwa wilayah jawa barat sangat potensi untuk di kembangkan dalam pertumbuhan ekonomi melalui pertanian.

Di masa covid 19. Jabar akan tingkat kan untuk para petani milenial harus mampuh untuk mendongkrak ekonomi dengan menggunakan lahan yang ada. Terutama lahan yang produktip.

Salasatunya Desa kepel kini telah melakukan program pertanian, sebagai mana visi dan misi para petani milenial.

Dengan terbentuk nya kelompok tani karena ada inspirasi pemanpaatan lahan yang kurang produktip dan besarnya peluang market jenis buah markisa, dan ini suatu peluang bagi potensi para petani.

"Berharap ini menjadi produk unggulan dan menjadi icon desa kepel" ucap Cepi.

Menurut Cepi tentunya harapan kedepan kelompok ini mendapat sentuhan dari dinas pertanian bidang hortikultura dari daerah setempat apalagi ini salasatu program dari provinsi jawabarat.

Baik dari sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk keberlangsungan kelompok kita sangat membutuhkan dukungan yang serius , terutama dalam pengelolan , "harapnya 

Masih kata Cepi, dengan adanya lahan yang produktip terutama di desa kepal , ini bisa di jadikan peluang , makanya kita gandeng para pemuda pe.udi setempat, untuk bisa memanpaatkan lahan, "pungkas Cepi selaku ketua kelompok taruna tani markisa sejahtera

Di tempat yang sama Ketua Gapoktan desa kepel Omay Rohman, "Saya mendukung dan mensupporrt program pemberdayaan ini,sesuai program pemerintah, apalagi kelompok ini dipelopori para generasi muda yang masih semangat, dengan di kasih motto HAYU LUMPAT ngudag kamajuan jaman jadi petani milenial"

Di tambahkan Ketua BPD desa kepel Rachmat Aliansyah mengatakan,"Semoga kedepan selain budidaya,produksi serta meningkatkan penghasilan petani, kita bisa menciptakan wisata edukasi yang bisa dikunjungi oleh berbagai kalangan, "imbuh Dia.

Sementara kepala desa Kepel Ajat Sudrajat," Saya sangat antusias bahwa Ini merupakan karya nyata yang ditunjukan petani muda , dan ini bisa di jadikan tolak ukur , bagi para pemuda pemudi dan terus berkarya dengan menunjukan , bahwa petani milenial bisa terdepan, "pungkas Ajat Sudarajat Kades Kepel .


Reporter: Ajeng SZ

Editor:Ek

Tidak ada komentar