Breaking News

Serikat Buruh Jawa Barat Adakan Demo Ke Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat Di Jalan Ponegoro.

Kabupaten Bandung, - Q'jabar.com

Dalam aksi demo Serikat Buruh Jawa Barat di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, dijalan Diponegoro, Ketua Serikat Buruh Jawa Barat dalam pernyataannya, Jinto mengatakan, berikan apresiasi pada Gubernur Jawa Barat yang sudah menetapkan UMK tahun 2021, sesuai dengan rekomendasi bupati/walikota masing - masing daerah. 

Namun dalam penetapan itu,  menurut Jinto ada persoalan beberapa daerah yang tidak naik UMKnya, dan khusus untuk Kabupaten Cianjur rekomendasi  Pjs Bupati Cianjur kenaikan UMK tahun 2021 hanya 8%, dan hasil rapat terakhir dengan para anggota  DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk pengupahan Jawa Barat direkomendasikan masih tetap 8%, namun dalam SK UMK yang diterbitkan oleh Gubernur Jawa Barat untuk Kabupaten Cianjur, menjadi salah satu diantara 10 kabupaten/kota yang tidak naik, dengan alasan adanya surat klarifikasi rekomendasi  dari Pjs Bupati Cianjur  tanggal 20 Nopember 2020, yang surat tersebut dibahas di Depeprov Jabar,  karena sampai selesai rapat Depeprov tidak ada surat tersebut, dan kita tidak tahu kapan surat susulan dari Kabupaten Cianjur  tersebut disampaikan ke Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Untuk itu Jinto sangat menyayangkan kenapa tidak dibahas lagi di anggota dewan, pengupahan Provinsi Jawa Barat, menurut jinto kalau ada perubahan rekomendasi  dari kabupaten/kota, oleh karena itu Serikat Buruh Jawa Barat, meminta Gubernur Jawa Barat untuk merevisi SK UMK Kabupaten Cianjur, untuk dinaikan sesuai dengan rekomendasi awal, yaitu sekitar 8%, dan juga 9 kabupaten/kota lainnya, dengan kewenangannya Gubernur untuk menaikan UMK tahun 2021 di Kabupaten/kota tersebut, dengan harapan agar buruh yang ada di daerah  tersebut juga mendapatkan keadilan. " demikian pungkasnya. 


Reporter:(D Tim).

Editor: Ek

Tidak ada komentar