Breaking News

Pendamping PKH Desa SukaMulya Kec.Cipongkor KBB Di Duga Salahi Aturan Pedum PKH-BPNT

Cipongkor lKab.Bandung Barat - Qjabar.com

Terjadi dugaan penyelewengan jabatan yang diduga dilakukan oleh pendamping PKH Desa sukamulya kec Cipongkor Kab Bandung barat yang dilakukan Sdr. Marlan dengan cara:Melakukan pencairan dari kartu BPNT melalui mesin EDC yanag dimiliki pendamping PKH dan tanpa sepengetahuan Agen E-Waroeng BPNT.

Kronologisnya bahwa Pendamping PKH Marlan menyalurkan bantuan pangan tidak melalui E-Waroeng melainkan menggunakan Ketua kelompok PKH setiap RW di desa sukamulya, yang akhirnya Agen BNI / E Waroeng sdri. Aqila mengalami kerugian materil karena sudah menyediakan sembako yang dibutuhkan keluarga penerima manfaat (KPM) jadi tidak bisa disalurkan secara maksimal." Ungkap Aqila

Disamping itu juga," Marlan" Pendamping PKH Desa Sukamulya kecamatan Cipongkor melakukan perbuatannya tersebut tanpa diketahui oleh Tenaga pelaksana Bantuan Pangan (TKSK) Kecamatan Cipongkor "Ruslan," Kab.Bandung Barat Provinsi jawa barat. Sehingga perbuatan tersebut ada penyelewengan dan azas penyalah gunaan jabatan ."jelas Ruslan

Dilihat dari kasat mata secara hukum, jelas Melanggar Pedoman Umum bantuan sembako 2020, karena harus melalui E Waroeng yang telah di tunjuk dan disepakati bersama.

Ditempat yang berbeda, Marlan saat di konfirmasi awak media yang berdomisili di Desa Cicangkang hilir kecamatan Cipongkor kabupaten Bandung Barat, mengakui perbuatannya yang mencairkan PKH dilanjutkan ke BPNT dengan cara digesek dan pengambilan komuditas sembako  besok harinya, sedangkan dalam Aturan tidak diperbolehkan.

Saat ini Marlan merasa tidak takut dengan konsekuensi selaku pendamping PKH dengan pihak terkait, Walau perbuatannya jelas jelas telah menyalahi aturan (PEDUM)." Tandasnya 



Reporter: (Tim)
Editor: Ek

Tidak ada komentar