Breaking News

Bermaksud Jalin Kemitraan, Staf Desa Payungagung Sindir Awak Media

Panumbangan [ Kab.Ciamis - QJabar.com

Selaku Insan Pers, kami dituntut untuk bijak dalam sikap,ucap dan langkah, begitupun dalam hal mengemban tugas dan profesi, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang Undang No.40 Tahun 1999.

Kamis,09 Juli 2020 sekira pukul 09.00 WIB kami mengunjungi salah satu desa yang berada di kecamatan Panumbangan tepatnya di desa Payungagung dan pada saat itu sudah hadir tiga orang perangkat desa yang sudah lama kami kenal dan mereka pun mengenali kami, sebagai tugas jurnalis  kami melakukan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan pantauan akan disiplin kerja pemerintah desa, salah satunya kehadiran jam masuk kerja.

Hal seperti itu sering kami lakukan tidak hanya ke kantor desa, akan tetapi ke dinas dan instansi lain yang ada di Kab.Ciamis. Intinya kami ingin turunserta memantau pelaksanaan Disiplin Kerja.

Namun sayang kehadiran kami disalah artikan, tanpa sapa yang lazim dilakukan dalam adat ketimuran.

Singkat cerita, Kaur Tata Usaha Umum desa Payungagung Didin, dengan nada ketus, Ia langsung memberi perintah kepada kami " kalau mau uang tinggal ke rumah kepala desa". Ucapnya.
Dan ntah apa maksud dibalik ucapannya tersebut. Sebab hemat kami hal yang sifatnya dapat ditangani perangkat desa dan yang lainnya, jangan terlalu jauh harus melibatkan Kepala Desa." Kan Pak Kades itu bebannya sangat banyak".

Kami sedikit tersentak, kaget dan terdiam sesaat, sebab bukan hal itu yang kami harapkan.

Dan hal tersebut mungkin sudah bukan yang pertama kalinya, sebagai Insan Pers kami merasa prihatin atas ucapan yang Ia lontarkan dan kami selaku Insan Pers senantiasa mengedepankan etika dan moral.

Tidak lama selang ucapan pedas tersebut, kami pamit dan sekaligus menanyakan hal ikhwal Kepala Desa, Apakah beliau sakit atau ada agenda rapat diluar, Didin pun menjawab Pak Kades ada rapat di UPK Panumbangan dan menyuruh kami guna menuju ke tempat tersebut.

Singkat cerita kami pamit dan melakukan tashofah diakhiri dengan salam sebagai salah satu kewajiban yang disyariatkan agama Islam.

Namun atas kejadian tersebut, menjadi catatan dan sekaligus kami mengingatkan "Wujudkan dalam melaksanakan Tata Kelola Pemerintah Desa dengan bijak, Tanamkan 5 S Senyum, Sapa, Salam, Santun dan Sopan".

Atas perlakuan Staf Desa Payungagung tersebut, sebelumnya kami ingin berkoordinasi dengan ketua PPDI kecamatan beserta Camat Panumbangan, namun sayang beliau lagi giat melaksanakan rapat kerja.



Reporter: Didi/ Aditya
Editor: Ek

Tidak ada komentar