Breaking News

Forsil Datangi Balekota Tasikmalaya, Menuntut Terkait Dana Bansos Covid-19

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com 

Mamssa yang tergabung dalam forum silaturahmi (forsil) RT/RW Kota Tasikmalaya , Rabu (10/6/2020) menggeruduk mendatangi Balekota Tasikmalaya, melakukan aksi demo secara damai menuntut kisruh bantuan sosial (bansos) covid-19 segera direvisi dan diselesaikan dengan baik.

Dalam aksinya perwakikan forsil diterima unsur forkopinda yang dipimpin Walikota Tasikmalaya dengan langsung mengadakan pembicaraan tatap muka diruangan offrom Balekota Tasikmalaya.

Dalam tuntutanya, forsil yang dipimpin ketua Dede Sukmajaya, ketua harian Dada Abidarda dan kuasa hukum forsil, Dani safari Efendi, mendesak Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman untuk segera menyelesaikan ricuh yang terjadi ditingkat bawah RW/RT Atas ricuh bansos covid-19.

” Saya menanyakan bantuan yang belum sampai kepada warga yang belum mendapatkan bantuan sosial covid-19 baik itu yanh bersumber dari provinsi ataupun dari Pemerintah Kota Tasik yang belum sampai, sehingga menimbukan kisruh di warga yang menyudutkan ketua RW dan RT.” ujar Dede sumajaya.

Sementara itu, Dani Safari tim kuasa hukum Forsil, menuding kisruh yang terjadi ditingkat Rw dan RW diakibatkan dari penanganan yang tidak terintegrasi dengan baik sehingga menimbulkan penyerangan dan cibiran atas kinerja ketua RW dan RT.

” Ini bahaya bisa menjadikan disintregrasi bangsa, dengan gerakan warga dan buly serta cibiran kepada ketua RT dan RW yang menyebutkan harus pindah ke Papua atau apalah , karena ketua RW dan RT dianggap tidak becus mengurus bansos covid-19″ ungkapnya.

Dalam pembicaraan tersebut, Budi Budiman, Walikota Tasikmalaya yang juga ketua tim gugus tigas covid-19, menyampaikan pertanggunjawabanya atas kebijakan yang dilakukanya menyoal bantuan sosial covid-19, bahwa masalah bantuan sosial covid-19 sudah ditargetkan dan di data sesuai kajiam dam rencana serta realisasi dari Dinas Sosial .

” Kaitanya dengan bansos sudah melalui pendampingan dari semua yang terlibat dalam gugus tugas covid-19. Insya allah kami akan sampaikan data-datanya dengan verifikasi yang baik, dan kami akan mengeksekusi semuanya dengan catatan tidak ada yang double. Jadi kemaren kami akui anggaran kami terbatas. ” tandas Budi Budiman.

Reporter: Aditya
Editor: Ek

Tidak ada komentar