Breaking News

Sapma PP Kota Tasikmalaya, Audensi Dengan Pemkot, Terkait Perda Tata Nilai

Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya pertanyakan implementasi Perda Tata Nilai kepada Pemkot Tasikmalaya. Selasa, 10 Maret 2020 

Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya melakukan audiensi bersama dengan Pemkot Kota Tasikmalaya. Audiensi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Walikota tersebut bermaksud ingin menanyakan terkait pengimplementasian Perda Tata Nilai di Kota Tasikmalaya. Perda yang dimaksudkan untuk mewujudkan peningkatan tatanan kehidupan masyarakat Kota Tasikmalaya yang berharkat, bermartabat dan berakhlak mulia yang berdasarkan kepada norma-norma yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, pada pelaksanaannya dinilai masih kurang maksimal dan jauh dari harapan.

SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam pelaksanaan perda tata nilai, karena pada praktiknya di masyarakat masih banyak ditemukan kegiatan-kegiatan yang masih tidak sesuai dengan perda tata nilai. Dalam kesempatan tersebut SAPMA Pemuda Pancasila mengajak pemerintah untuk bersama-sama melaksanakan perda tata nilai, baik itu dengan cara sosialisasi maupun melalui berbagai program yang dapat menunjang pengimplementasian perda tata nilai. 

"Harapan kami, perda tata nilai ini bisa direalisasikan dan dirasakan oleh masyarakat secara langsung, karena pada akhirnya output dari audiensi ini untuk mempertegas kembali pelaksanaan perda tata nilai untuk kemaslahatan masyarakat" ujar Ketua SAPMA PP Kota Tasikmalaya, M. Edwin Prasetia.

Audiensi yang seharusnya dihadiri oleh Walikota Tasikmalaya, H. Budi Budiman, batal dan akhirnya diwakili oleh staf ahli, kepala bagian kesejahteraan rakyat, dan Plt. Kesbangpol Kota Tasikmalaya. Namun, SAPMA Pemuda Pancasila menyatakan dengan tegas tetap ingin diadakannya kembali audiensi yang dihadiri langsung oleh walikota. Hal itu dilakukan agar mendapat jawaban yg lebih jelas dari walikota selaku pembuat kebijakan tersebut.

"Sangat disayangkan Pak Budi tidak bisa hadir, padahal kami sudah sangat berharap beliau dapat menghadiri audiensi ini. Namun di pertemuan selanjutnya, kami berharap dapat bertemu dan berdialog secara langsung dengan beliau."
- M Edwin Prasetia (Ketua Sapma PP Kota Tasikmalaya) Tutupnya.


Jurnalis.(Aditya)
Editor: Ek

Tidak ada komentar