Breaking News

Konferwil IPPNU XVI Diselenggarakan Di Yayasan Darul Ma'arif Rahayu

Margaasih I Kab. Bandung, - Qjabar.com

Konferensi Wilayah Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), XVI Provinsi Jawa Barat,  dengan tema " Deklarasi Pelajar Putri Peduli Lingkunga " ( Gerakan Milenial wujudkan Zero Waste Lifestyle) diselenggarakan dihalaman Pondok Pesantren Darul Ma'arif Rahayu, Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, dengan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Ma'arif, KH. Sofyan Yahya MA, Kepala Pondok Pesantren/Kepala MTs Darul Ma'arif Muhammad Fauzi S. Sos, Ketua Panitia Acara Afni Nurul Adilah, Sekertaris Mimin Mintarsih, Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Provinsi Jawa Barat Nurul Fatonah, Sekretaris Aida Fajriyanti, Anggota DPRD Kabupaten Bandung  H. Uya Mulyana, Anggota DPR Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Tia Fitriani, Anggota DPR - RI, Ono Surono, ST, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh staff ahli, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir setelah usai acara dibuka, serta para anggota konferensi se - Jawa Barat.

Dalam acara tersebut disuguhkan oleh Marching Band Pondok Pesantren Darul Ma'arif Rahayu, parade baju daur ulang yang diperagakan oleh jajaran Duta Pelajar Putri Nu Jawa Barat 2019, serta kreasi seni budaya yang lain juga di suguhkan.

Dalam Sambutannya Ketua Panitia acara Afni Nurul Adilah mengatakan, ucapan terimakasih pada Yayasan Pondok Pesantren Darul Ma'arif yang telah memberikan fasilitas, dukungan, konsumsi dan lain sebagainya, para anggota dewan, Gubernur/Wakil Gubernur, para undangan serta para peserta Konferensi se - Jawa Barat, berkat dukungan semua pihak acara bisa berjalan dengan aman, lancar dan meriah.

Hal yang sama dikatakan oleh Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Barat Nurul Fatonah, ucapan terimakasih pada seluruh pihak, wabil khusus pada Yayasan Pondok Pesantren Darul Ma'arif yang telah memberikan fasilitas, dukungan dan lain sebagainya, dimana acara ini sebagai wujud yang peduli terhadap lingkungan, kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan terutama masalah sampah yang berbahan plastik makin sulit dikendalikan, dan sebagai wujud IPPNU terhadap lingkungan dibuktikan secara nyata dengan mekaksanakan berbagai kegiatan dan melakukan kampanye mengurangi penggunaan plastik di 1733 titik, di Jawa Barat, dari mulai tanggal 1s/d 3 Maret 2020, ke sekolah - sekolah, serta membagikan tamler sebagai upaya mengurangi plastik, supaya terbiasa membawa bekas minuman, agar mengurangi sampah plastik air mineral, begitupula bagi yang bisa belanja, agar tidak menggunakan Kantung Kresek.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Ma'arif Rahayu, KH. Sofyan Yahya, yang diwakili oleh Muhammad Fauzi mengatakan, acara ini sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, terutama masalah sampah, dan acara ini bukan acara seremonial saja, tapi wujud nyata, proaktif baik pada murid - murid, siswa -siswi, yang lebih utama pada masyarakat, dimana kepedulian terhadap lingkungan sangat diperlukan dan dibutuhkan, untuk kehidupan mahluk hidup, baik untuk manusia, hewan dan tumbuhan. "demikian pungkasnya ".

Jurnalis.(D2n)
Editor: Ek

Tidak ada komentar