Breaking News

Camat Singaparna Diduga Lakukan Pengiringan Terkait Program BPNT(Sembako) Tahun 2020

Singaparna I Kab.Tasikmalaya - Qjabar.com

Program BPNT atau yang sekarang  berubah nama menjadi program SEMBAKO di wilayah kecamatan singaparna yang disuplay Usep Hadiana (PT. Senita Jaya Abadi) salah seorang putra daerah atau ketua forum bumdes Kabupaten tasikmalaya dari awal adanya program tersebut berjalan dengan baik serta kondusif tanda adanya gesekan atau benturan dengan pihak manapun.

Namun  program SEMBAKO tahun 2020 semenjak adanya pergantian atau rotasi mutasi camat singaparna, meskipun memang pihak e-waroong bebas mau di suplai siapapun, namun diduga kuat adanya penggiringan atau pengkondisian yang dilakukan pihak kecamatan dengan para kepala desa, pihak e-waroong serta dengan salah satu perusahaan atau penyuplai baru tanpa adanya pemberitahuan atau musyawarah dengan pihak suplayer yang sudah dari awal bekerja sama (PT. Senita Jaya Abadi). 

Saat ditemui di Kantornya Usep Hadiana selaku Pemilik PT. Senita Jaya Abadi menjelaskan bahwa di wilayah kec.singaparna diduga ada penggiringan terhadap perusahaan atau suplayer baru dengan cara mengumpulkan pihak e-waroong dengan perusahaan atau suplayer baru di aula kecamatan beberapa waktu lalu tanpa adanya koordinasi atau pemberitahuan terhadap dirinya (PT. Senita Jaya Abadi). jelasnya. senin (02/03/2020). 

"saya sangat menyesalkan dengan adanya konspirasi tersebut karena sejak adanya program tersebut saya selaku perusahaan tidak mengedepankan keuntungan melainkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar baik dari LSM, ORMAS, maupun media yang memiliki komoditi yang tercantum dalam pedum seperti telur, tahu, tempe ataupun yang lainnya karena saya mau kecamatan singaparna menjadi barometer bagi kecamatan lain karena merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota kabupaten tasikmalaya " ungkap Usep 

Usep juga berharap untuk pihak Satgas atau Tikor BPNT Kabupaten agar menindaklanjuti masalah ini karena yang menjadi tikor kecamatan itu seharusnya sekmat bukan camat. imbuhnya. 


Jurnalis.(Win-Mar)
Editor: Ek

Tidak ada komentar