Breaking News

Program Study tour Diduga Sering dijadikan Ajang Pungli Oleh Pihak Sekolah

Ciawi I Kab. Tasikmalaya - Qjabar.com

Adanya polemik yang beredar di dunia pendidikan saat ini terkait Study Tour yang dilaksanakan pihak sekolah-sekolah membuat sebagian pihak orang tua siswa atau murid menjerit atau tercekik dengan ongkosnya yang sangat mahal. Selasa 11/02/20.

Dede Sudrajat selaku ketua FK. KIM kab.Tasik menjelaskan bahwa dirinya tidak mendukung dengan adanya program Study Tour karena latar belakang kegiatan tersebut masih belum terungkap dan sangat memberatkan pihak orang tua murid, jelasnya. 

"saya tidak setuju dengan adanya perjalanan Study Tour ke luar kota seperti jogjakarta dan kota lainnya karena kegiatan itu juga masih bisa dilaksanakan di kota kita sendiri serta di sekitar sekolahan juga bisa supaya tidak memerlukan ongkos yang mahal yang dapat mencekik orang tua siswa".

Dede Sudrajat juga menambahkan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari salah seorang pengelola kolam renang dan pihak perusahaan bus bahwasanya pihak sekolah mendapatkan bonus (V) dari pengelola dengan begitu pihak sekolah atau guru yang ikut Study Tour itu tidak mengeluarkan biaya karena sudah di include dari biaya para siswa, imbuhnya.

Dede Sudrajat juga berharap kepada pihak dinas terkait supaya menindak tegas pihak sekolah-sekolah yang mengadakan kegiatan Study Tour tersebut karena banyak dijadikan ajang oleh para oknum untuk mendapatkan uang (V), harapnya.


Jurnalis.(win-mar)
Editor: Ek

Tidak ada komentar