Breaking News

Sekdes Cicapar Beberkan Yang Diuga ada Pemotongan Bangkeu, oleh Oknum Anggota DPRD

Banjarsari I Kab. Ciamis - Qjabar.com

Desa Cicapar, dapat bantuan asprirasi salahsatu anggota dewan DPRD kabupaten ciamis, bantuan tersebut untuk kegiatan Jembatan Beton untuk di lokasi Rt 09 dusun Citaman desa Cicapar kec. Banjarsari , sebesar anggaran 150 juta yang bersumber dari dana Bangkeu APBD kabupaten ciamis tahun 2019. Selasa 14/01/2020.

Pasalnya banyak keluhan warga mengadu ke pihak media, juga LSM terkait pembangunan jembatan Cor jembatan yang memakai  bahan matrial batu kali setempat yang di gunakan, penyalahgunaan pasilitas negara rel jalan kereta Api sehingga di pake galangan jembatan Cor permanen, hal ini  diduga ada penyelewengan anggaran yang di terapkan pihak Desa.

Sekdes Cicapar saat di temui Qjabar.com di ruang kerjanya, bungkam dan enggan berkomentar tidak bisa menjelaskan berapa persen yang di sunat dari salahsatu pengusung program Bangkeu tersebut, sekdes cuman bisa menjelaska kita sama-sama tau asprirasi dewan seperti apa itu bukan rahasia umum lagi, "kata sekdes

Selain itu Sekdes pun mengarahkan kepada salahsatu orang yang dilapangan yang menjelaskan karena dia tau apa yang di komfirmasi pihak Qjabar.com

Taklama kemudian salahsatu pelaksana pembangunan datang yang kerap di panggil Kojek dengan suara lantang "aya naon aya masalah naon nyalahken naon kana pagawen" ucap salahsatu yang di panggil sekdes lewat Tèlepon genggam dengan logat sunda sekdes pun lantang bertanya apa betul jembatan pake Rel jalan kereta kata sekdes.

Salahsatu warga Yang kerap di panggil Kojek  membenarkan nya Pake Rel masih pake logat sunda yang di lontarkannya.

Kojek pun membenarkan memakai galangan Rel jalan kereta 2 (dua) batang atas ijin masyarakat. Untuk yang di komfirmasi terkait bahan matrial itu sudah sesuai memakai batu tasik bukan batu apa yang di tuduhkan ,adapun batu yang yang di pakai batu lokal itu semata untuk mempeddayakan penambang lokal.

Adapun terkait pelaksanaan Pembangunan jembataan saya yang tanggung jawab karena awalnya saya yang memgajukan kepada salahsatu dewan Ciamis kenapa saya kerjakan karena takut jadi pertanyaan kalau pembangunan jembatan tidak maksimal kalau untuk anggaran saya tidak tau menau saya sebatas pelaksana pekerjaan, kalau untuk urusan anggaran jembatan itu bulan ranah saya, desa yang punya kebijakan mengeluatkan dana untuk matrial SPJ dan lain itu ranahnya desa berapun anggaran yang di terapkan untuk jembatan saya tidak tau menau pihak desa lah yang mengeluarkan anggaran ucap Kojek.

Pihak kami akan menindak lanjuti kepada dinas terkait ,juga pihak anggota DPRD yang terkait , "Pungkasnya



Jurnalis.( Shopia Zihara)
Editor: Ek

Tidak ada komentar