Breaking News

Sekar Perhutani DPW Jabar dan Banten Gelar Aksi Peduli Korban Bencana di Bogor

Nanggung I Kab.Bogor - Qjabar.com

Jajaran Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani DPW Jabar - Banten menggelar aksi sosial peduli terhadap korban bencana banjir dan longsor di kampung Ranca Genggong Desa Nanggung Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Jumat (17/1). Diketahui, wilayah tersebut termasuk kedalam wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.

Ketua Sekar Perhutani DPW Jabar - Banten Mochamad Drajat mengatakan acara ini didukung penuh oleh manajemen Perum Perhutani Divreg Jabar dan Banten, manajemen KPH se-wilayah Jabar - Banten, jajaran Sekar Perhutani DPW Jabar - Banten jajaran DPD Sekar sewilayah Jabar-Banten dan Primkokar Perhutani Unit III Jabar-Banten. Aksi ini merupakan bukti bahwa karyawan Perhutani di wilayah Divreg Jabar dan Banten pun turut empati dan peduli terhadap para korban bencana di Bogor beberapa waktu lalu.

"Secara simbolis, bantuan kami serahkan secara langsung kepada pihak berwenang di sana. Adapun sumbangan bantuannya berbentuk sembako dan alat kebutuhan rumah tangga yang dibutuhkan para pengungsi," sebutnya.

Ia berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban bencana dan juga bermanfaat untuk melangsungkan kehidupan sampai semua kembali normal.

Sementara itu, Kepala Dusun Desa Nanggung Deden mengungkapkan banyak terima kasih kepada jajaran karyawan Perum Perhutani Divreg Jabar dan Banten yang sudah ikut andil peduli terhadap para korban bencana di wilayahnya. Bantuan ini tentunya akan disalurkan langsung kepada para korban sesuai dengan porsi kebutuhannya masing-masing.

"Alhamdulillah, ternyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap para korban ini sangat luar biasa. Meskipun tidak bisa menyebutkan satu per satu tapi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur," ungkapnya.

Deden menyebutkan dusun III ini masih masuk dalam wilayahnya. Salah satu kampung yang terdampak bencana tersebut adalah kampung Ranca Genggong. Di sini bukan banjir atau longsor tapi pergerakan tanah.


Jurnalis.(Fajar)
Editor: Ek

Tidak ada komentar