Breaking News

Miris..!! Rumah Totong Sebagian Ambruk, Kades Jangraga dan Pemkab Pangandaran Tutup Mata

Mangunjaya I Kab.Pangandaran - Qjabar. com 

Kehidupan  Totong (75) beserta anak istrinya sangat miris. Warga Desa Jangraga Rt.18 Rw.05 Kecamatan Mangunjaya. itu sudah hidup puluhan tahun masih bergahan di rumah yang sudah tidak lahak. Anehnya pemerintah setempat terutama pihak Desa seolah Tutup Mata. Minggu 26/01/2020.

Sampai saat pihak Desa belum ada perhatian , padahal melihat kondisi rumah Totong perlu perhatian yang serius, begitu juga Pemerintah Kabupaten Pangandaran , dengan adanya program bantuan rumah tida layak huni (rutilahu) hal itu justru tidak mendapatkannya bukan rumah Totong saja yang lain juga masih ada yang mau roboh.

Terlihat atap rumah Totong sudah lapuk dimakan usia. Bahkan bagian belakang rumahnya nyaris roboh, dan keluarga totong takut tidur di kamar karena posisi kamar sudah roboh.
Cuman Bambu yang menjadi tahanan rumah. Hal itu sampai dimana perhatian pemerintah setempat juga pemkab Pangandaran.

Totong sempat melaporkan ke pihak kepala Desa Jangraga beberapa wakyu lalau namun sampai sekarang tanggapanya selalu mengecewakan. ini jawaban kepala Desa Jangraga, "Boro-boro maneh urang ge te boga imah kata kepala Desa dengan logat sunda" ,ucap Totong.

Menurut pantauan Qjabar, menilai benar atau salah apa yang di lontarkan kepala Desa Jangaraga. Pemkab Pangandaran harus menyimak apa pantas seorang pimpinan berkata seperti apa yang di katakan Totong untuk warganya.

Totong berharap, dapat perhatian pemerintah Kabupaten Pangandaran yang serius yang melalui dinas terkait, dalam kondisi rumah saat ini Totong kurang tidur dan banyak nyamuk yang masuk melalui belah tembok dan totong takut rumah nya Abruk di kala anak istri Totong tertidur. "Ungkapnya.


Jurnalis.(Sz)
Editor: Ek

Tidak ada komentar