Breaking News

Diduga Asal- asalan Pembangunan TPT Dusun Bulaksitu Roboh, APH Perlu Audit Desa Banjaranyar?

Banjaranyar I Kab. Ciamis - Qjabar.com

Tembok Penahan Tanah (TPT) Sepanjang 53 meter Lebar 0.04 dan tinggi 4 meter berlokasi di di Dusun  Bulak Situ Desa Banjar Harja  Kecamatan Banjar Harja Kabupaten Ciamis roboh dan ambrol sepanjang TPT yang di bangun 3 bulan lalu.

Hasil pantauan dilapangan menunjukan,bahwa Tembok Penahan Tanah itu dibangun menggunakan Dana Desa (DD) 2019 sebagaimana informasi terpampang di papan nama Proyek TPT yakni bersumber dari Dana Desa senilai Rp. 99.500.000

"Ambruknya Bangunan TPT itu diduga karna dalam pekerjaan penerapan konstruksi bahan material tidak sesuai petunjuk teknis. Seperti Batu Kali yang bulat yang di ambil di kali sekitar proyek tidak pake batu Poslen  belah menggunakan pasir lempung berwarna kemerah-merahan. Adukan semen pun dipastikan kurang maksimal. Sehingga, berdampak hasil bangunan TPT itu kurang kuat dan kokoh. Pembuktian itu sangat jelas saat  batu kali yang bulat tampa di pecahkan adukan itu saya lihat tidak menempel ke batu kali bulat, ternyata adukan yang menpel di batu kali bulat tidan merekat terkelupas.
,"tegas Beno Tim media SBI saat bersamaan melakukan investigasi dilokasi TPT ambrol tersebut minggu (12/1).

"Sementara itu, ambruknya Proyek TPT tersebut, selain penerapan bahan material pasir dan semen tidak sesuai juknis dan juklak. Juga posisi pemasangan TPT itu berdiri terlalu tegak. Padahal, seharusnya dibangun dengan sedikit miring agar ketahanan tembok menjadi kuat. Saya tegaskan bahwa dalam Penerapan Bangunan TPT oleh pekerja atau tukang bangunan yang difasilitasi oleh TPK DD Banjae Harja terkesan asal jadi. Bahkan, terpantau juga penerapan bagian atas TPT tidak rapi dan tidak pula dilakukan Pondasi yang dalam dulu awal pekerjaan podasi terswbut menggali sedikit padahal tanah untuk pondasi tanah urugan sama seperti apa yang di katakan Ibu tutu sebagai Gilongan Bulak Situ ,"tambah Beno. 

Adapun, menurut pengakuan Ketua TPK kepala Desa Banjar Harja Tata yang disaksikan Sekdes dan bebera awak Media mekatakan sudah sesuai RAB pekan lalu pertama di bangun dan sempat piral di beberapa media.

Dengan dugaan Bangun TPT Gunakan Batu Kali bulat Dari Penambang Liar Diduga Tampa Pondasi Dan HOK Di Sunat yang seharus nya menurut kepala Desa Banjar Anyar Tata, untuk tukang 90 ribu, untuk laden 70 ribu, tapi pakta di lapanga menurut para pekerja  70 ribu tukang, 60 ribu laden. 

Akibat diduga kepala desa banyak bermain dana desa yang ingin mencari keuntungan pribadi, ahirnya proyek yang sempat piral di beberapa media  Ambrol tampa sisa. 

Warga pun sontak kaget di waktu sedang neriatirahat jam 10 malam selasa ada suara gumuruh tanah lomgsor dan berhamuran keluar setelah sadar TPT yang 3 (tiga) bulan kebelakang di kerjakan ambruk tampa sisa dan separo badan jalan ikut ambruk.

Kepala Dusun Bulaksitu Tuti saat di minta keterangan tuti memgatakan dengan kejadian ambruknya TPT di dusun Bulaksitu saya kaget dan warga pun ikut keluar melihat, kejadian pukul 10:00 malam habis hujan kejadiannya selasa dan dari pihak desa pun sudah ada melihat kesini ucap Tuti mingu 12/1 dilokasi Tpt ambruk. 

Penulis meminta pihak pihak-pihak APH. Karena ini menyangkut Dana Desa DD dari anggaran pemerintah APBN yang  diduga di pake ajang mencari keuntungan pribadi kepala Desa Banjar Anyar mengawasan. Inspektorat Ciamis,  Kapolres Ciamis, Kejaksaan Ciamis segera turun kelapangan mengAudit apa yang mejadi temuan beberapa media yang  diduga ada penyelewengan anggaran DD 2019.


Jurnalis.(Sz)
Editor: Ek

Tidak ada komentar