Breaking News

Pemdes Sukasukur Diduga Tidak Transparan Dalam Pengerjaan Gapura, Ketua LSM GMBI KSM Cisayong Angkat Bicara

Cisayong I Kab.Tasikmalaya - Qjabar.com

Pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah gelontorkan anggaran untuk desa guna pembenahan baik fisik maupun non fisik secara transparan sebagaimana yang tercantum dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 serta undang-undang nomor 14 tahun 2008 bahwa pemerintah desa harus transparan dalam melaksanakan pembangunan. Selasa 10/12/2019. 

Beda halnya dengan pembangunan gapura di desa sukasukur kecamatan cisayong kabupaten Tasikmalaya dimana dalam pengerjaannya tidak ada ketransparanan publik sebagaimana yang sudah dijelaskan dalam undang-undang sehingga terkesan disembunyikan (siluman). 

Di lokasi pengerjaan nampak terlihat sebuah tulisan "KEGIATAN PROYEK INI TIDAK TRANSPARAN DALAM JUMLAH ANGGARAN???, SUMBER ANGGARAN??? TTD LSM GMBI KSM CISAYONG". 

Saat dikonfirmasi kepada pihak LSM GMBI ksm cisayong Anna Gumilar yang mewakili ketua ksm cisayong Undang Arif mengatakan bahwa ketika dikonfirmasi kepada pihak desa terkait adanya pengerjaan proyek gapura tersebut malah saling tuduh dan tidak ada kejelasan, ucapnya. 

"proyek gapura tersebut tidak ada papan nama/papan informasi sehingga tidak ada kejelasan terkait sumber anggaran dan nominal anggarannya, bahkan saat dimintai keterangan pun malah saling tuduh" tegasnya. 

Anna Gumilar juga berharap pihak pelaksana pembangunan bisa kooperatif dan bisa menjelaskan kepada masyarakat agar masyarakat bisa mengetahui sumber anggaran tersebut supaya tidak menjadi polemik seperti sekarang. Imbuhnya. 


Jurnalis.(UJE)
Editor: Ek

Tidak ada komentar