Breaking News

H. Dadan Konjala SH, Dari PDI P Lakukan Reses Diwilayah Desa Sukamenak

Margahayu I Kab.Bandung, - Qjabar.com

Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), H. Dadan Konjala SH, adakan reses masa sidang I Tahun 2019, dilaksanakan di Gor Perumahan Cilisung Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, yang dihadiri oleh para Pengurus PDI P se- Kecamatan Margahayu, Kepala Desa Sukamenak H. Achmad Adji, Sekretaris Desa Sukamenak Taufik SE, Tokoh, Ketua Paguyuban CAGAR Acep Edi Junaedi SE, Tokoh Masyarakat H. Erwin, para Rw serta masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Margahayu. Jum,at 29/11/2019.

Dalam sambutannya Kepala Desa Sukamenak H. Achmad Adji mengatakan, "ucapan terimakasih pada Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Dadan Konjala yang mengadakan reses diwilayah Desa Sukamenak, mudah - mudahan apa yang diasosiasikan masyarakat bisa diperjuangkan dan direalisasikan, untuk itu masyarakat harus bisa memanfaatkan moment reses ini dengan sebaik - baiknya. "Katanya.

Selanjutnya Ketua Paguyuban CAGAR Acep Edi Junaedi mengatakan, "berharap para Anggota DPRD Kabupaten Bandung Khususnya H. Dadan Konjala memperjuangan dan merealisasikan Seni Budaya Sunda, yang terutama untuk alat - alat keseniannya, dimana wilayah Kecamatan Margahayu khususnya Desa Sukamenak masih banyak yang belum mempunyai alat kesenian, banyak prospek masyarakat Desa sukamenak yang harus disalurkan, mudah - mudahan dengan adanya reses ini H. Dadan Konjala bisa membantu masyarakat untuk menyalurkan kreasi seni budayanya, "ucapnya.

Sementara itu H. Dadan Konjala SH, mengatakan, "akan berusaha terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, yang jelas masyarakat harus mempunyai Legalitas yang jelas yang disahkan oleh undang - undang, serta harus mengikuti aturan - aturan yang telah ditentukan pemerintah, mulai dari Rw, Kadus, Desa, Kecamatan dan Kabupaten dengan melalui Musrembang, dan masyarakat yang mempunyai aspirasi dibidang insfratruktur itu juga dilihat sampai sejauhmana kepentingannya, apakah masuk skala prioritas atau tidak, jadi diharapkan masyarakat harus paham dan mengerti dimana anggaran juga terbatas, tetapi akan  terus berkesinambungan. "Pungkas H Dadan.



Jurnalis.(D2N)
Editor: Ek

Tidak ada komentar