Breaking News

BNN Lakukan Penggerebekan Pabrik Narkoba jenis pil PCC di Tasikmalaya

Kawalu I Kota Tasikmalaya - Qjabar.com

Press Confrence pengungkapan Clandestine Lab Narkotika Gol. I ini merupakan tindak lanjut kasus penggerebekan Pabrik Obat oleh BNN di Jalan Syekh Abdul Muhyi Kp. Gununggede Kelurahan Gununggede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya pada Selasa siang (26/11/2019).

Selain telah mengamankan 9 orang tersangka yang rata-rata orang luar Kota Tasikmalaya (1 Tsk orang Kota Tasik-red), polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa Mesin Cetak Pil, Mixer, Mesin Pres, Mesin Packing, Kompresor, Bahan Baku, dan sekitar 2 jutaan butir Pil merek Zenit, alat komunikasi (HP) hingga beberapa kendaraan roda 4.

"Mereka ini jaringan besar dengan dilihat dari barang buktinya mereka sudah beromset ratusan miliar rupiah. Pemasaran mereka ke wilayah Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Tapi kita masih terus dalami peran para pelaku dan yang terkait dengan jaringan ini," jelas Armand. 

Saat penggerebekan, lanjut Armand, terdapat ruangan khusus yang dilengkapi dengan alat produksi narkoba jenis pil PCC tersebut. Peralatannya pun sangat canggih dan modern yang dilengkapi sistem komputerisasi.  

 Arman mengatakan, “Tempat Kejadian Perkara (TKP) dimaksud diduga kuat cukup lama (9 bulanan-red) digunakan sebagai tempat produksi utama pil haram yang sangat digandrungi anak muda ini, sudah barang tentu hal ini merupakan ancaman bagi masa depan generasi muda penerus bangsa, karena Pil ini dijual dengan harga murah dipasar gelap. Dan agar menjadi perhatian kita semua, maka nanti warga sekitar kami perbolehkan melihat-lihat dalaman TKP yang selama ini warga hanya tau itu Pabrik Chopsticks (Sumpit-red).” ujarnya.


Hadir dalam kegiatan Press Confrence pengungkapan Clandestine Lab Narkotika Gol. I di Tasikmalaya tersebut, Wakapolda Jabar, Walikota Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, Unsur BPOM, BNNP Jabar, BNNK Kota Tasikmalaya, Kadiskominfo Kota Tasikmalaya, Unsur Muspika Kawalu dan unsur penting lainnya.
Kasus ini sudah melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat (1) UU no 35  Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Jurnalis : (dan)

Tidak ada komentar