Breaking News

"ARM laporkan dugaan keterlibatan istri mantan Bupati Tasikmalaya dalam kasus Korupsi Hibah Bansos Kabupaten Tasikmalaya"

Kab.Tasikmalaya - Qjabar.com

Dugaan keterlibatan istri mantan Bupati Tasikmalaya atas kasus Hibah Bansos Kabupaten Tasikmalaya telah banyak diketahui oleh khalayak sebab telah beberapa kali diangkat menjadi pemberitaan di berbagai media. Hal ini kembali disikapi oleh para penggiat anti korupsi nasional maupun lokal, terutama menjelang Pilkada (Pilbup) Kabupaten Tasikmalaya 2020. 

Hal ini kembali mengemuka ketika para awak media dan para Wartawan bertemu dengan Ketua Umum ARM "Aliansi Rakyat Menggugat" Furqon Mujahid atau lebih akrab dipanggil Bang Jahid di halaman gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (27/11).  Bang Jahid yang terkenal sangat vokal dalam memerangi kasus korupsi ditanah air ini mengatakan akan kembali menindaklanjuti apa yang pernah ARM sikapi beberapa waktu yang lalu terkait adanya dugaan keterlibatan istri mantan Bupati Tasikmalaya sdri. LM dalam kasus Korupsi Hibah Bansos Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan Bang Jahid juga akan melakukan langkah hukum yaitu melaporkan serta membawa semua hasil temuan atas dugaan tersebut ke ranah hukum, karena tidak hanya dugaan keterlibatan kasus hibah bansos saja namun masih ada temuan lainnya yang sudah sangat jelas merupakan sebuah bentuk pelanggaran hukum tegas Bang Jahid kepada para wartawan yang mewawancarainya.

Apalagi saat ini ada wacana bahwa sdri.LM akan mencalonkan diri menjadi calon Bupati/Wakil Bupati pada Pilkada kabupaten Tasikmalaya 2020. Mau dibawa kemana Kabupaten Tasikmalaya jika nantinya akan dipimpin oleh LM yang jelas-jelas bermasalah didepan hukum dan memiliki nilai negatif buat para penggiat anti korupsi juga memiliki trackrecord yang sangat jelek. jika mau tau salah satunya, yang bersangkutan itu diduga pernah menerima gratifikasi dari CV.Mitra dalam Kasus Meubeler yang hingga kini masih belum tersentuh oleh hukum ditambah lagi dengan keluhan dari beberapa pimpinan Pondok Pesantren yang telah dijadikan objek oleh yang bersangkutan untuk memperkaya dirinya sendiri. Kami berbicara berdasarkan alat bukti berupa dokumen serta rekaman hasil investigasi yang kami lakukan dan saat ini ada pada kami jelas bang jahid dengan nada tinggi. ini tidak bisa kita biarkan keluhnya kepada para awak media dan para wartawan.

Perlu disampaikan juga bahwa nanti yang akan menyikapi hal tersebut bukan hanya ARM saja, namun sudah ada 7 lembaga Penggiat Anti Korupsi nasional maupun lokal yang telah menyatakan siap bersama-sama dengan ARM guna membongkar dan melaporkan kasus dugaan keterlibatan sdri.LM atas kasus gratifikasi meubeler juga dugaan keterlibatannya dalam kasus Hibah Bansos yang telah merugikan keuangan negara yang cukup besar. kami telah memiliki alat bukti yang cukup kuat untuk menggiring masalah tersebut keranah hukum pungkas ketua umum ARM mengakhiri Wawancaranya dengan para awak media juga para wartawan.


Jurnalis.(A Firmansyah)

Tidak ada komentar