Breaking News

Seluruh Ketua Rw di Kecamatan Sadananya ikuti Sosialisasi Sapa Warga

Sadananya ] Kab Ciamis - Qjabar.com

Bertempat di GOR serbaguna Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya,sosialisasi sapa warga yang menjadi program Gubernur Jawa Barat dilaksanakan dengan diikuti oleh para ketua Rukun Warga( RW)se Kecamatan Sadananya.Kamis 17 Oktober 2019.

Dengan adanya sosialisasi sapa warga yang mana sesuai dengan program Gubernur Jawa Barat,bahwa melalui alokasi bantuan provinsi( Banprov) 2019 untuk pengadaan handphone atau smartphone untuk mengakses sejauh mana perkembangan atau prmbangunan yang bekaitan dengan masalah pola pembangunan yang ada di wilayah Jawa Barat khususnya di Wilayah Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis.Tutur Maman Surahman selaku ketua Apdesi Kecamatan Sadananya.

Saya berharap dengan adanya sosialisasi sapa warga ini melalui smartphone yang dibagikan kepada para ketua RW dapat digunakan yang sipatnya untuk membangun demi terwujudnya realisasi pola pikir atau pola pembangunan yang ada dimasyarakat dan juga untuk mengakses masyarakat publik yang ada di wilayah lingkungan RT nya masing masing di wilayah Desanya masing masing,harapnya.

Selain itu saya berharap kepada semua ketua RW dalam mengakses atau menggunakan smartphone diutamakan mengakses potensi inovasi Desa di wilayah Desa nya masing masing,dan kami tidak mengharapkan untuk meng upload hal hal yang tidak diinginkan.

Kami berharap dalam mengakses informasi ke Pemerintah tingkat lebih tinggi,sejauh mana atau kekurangan apa yang bisa dibantu oleh Pemerintah Provinsi melalui Pemerintahan yang dibawahnya untuk membangun sarana dan prasarana baik insprastruktur maupun pemberdayaannya di peningkatan ekonomi masyarakat yang kreatif.

Dengan adanya semua ini,mohon untuk semua Rt dan Rw ini menjadikan pola pikir yang jauh untuk membangun dilingkungan Rw nya, "ungkapnya

Sementara itu Gilar Yuga Nurisman selaku ketua PPDI Kecamatan Sadananya mengatakan,dengan diadakannya pelatihan penggunaan  sapa warga yang dilaksanakan pada hari ini kami meminta kepada Pemerintah Desa khususnya dari PPDI dan Apdesi bahwa pelaksanaan  pelatihan ini didorong supaya RW lebih mengerti cara penggunaan terus cara menggunakan media  sosial dan segala macamnya jangan sampai terjadi mengakses isu negatif, ujar kebencian,isu saea,hoax ataupun usulan usulan yang memang memberikan efek negatif kepada masyarakat. "Katanya.

Sebagai bentuk keprihatinan ketika ada handphone seperti ini makanya kami menyiapkan berita acara untuk penggunaan handphone ini agar tidak digunakan atau yang tidak boleh dilakukan oleh handphone ini, "lanjutnya

Adapun kesulitannya ketika kita di Desa,karena mungkin Gubernur Jawa Barat" Ridwan Kamil" memberikan bantuan ini melihatnya di Kelurahan bahwa Rw itu setingkat dengan Kepala Dusun di Desa,kalau di Desa Rw itu kebanyakan usianya yang sudah lanjut,secara SDM nya mungkin baru pertama kali memegang handphone android  jadi intinya kesulitannya secara "SDM" .Ungkapnya

Kalau dilihat dari segi pembangunan mungkin masyarakat bisa pro aktif kepada Gubernur yang berkaitan dengan pengusulan jalan jalan rusak ataupun pembangunan pembangunan yang sipatnya dibutuhkan sekali oleh masyarakat yang tidak melalui musrenbang atau melalui e pleanning itu bisa inpentalisir oleh masyarakat kepada Gubernur.

Kepada para Rw saya menyarankan,ini aset Desa yang dibeli dengan anggaran bantuan provinsi jadi menggunakan handphone seperlunya,tidak digunakan untuk kegiatan diluar penggunaanya seperti halnya diberikan kepada anak,main game,main youtube atau sebagainya dan sipatnya harus yang positif saja yang digunakan sepenuhnya tentang kegiatan sapa warga, "tegasnya.

Jurnalis.(D2)

Tidak ada komentar