Breaking News

Proyek P3-TGAI Kelompok Cikadu Diduga Asal Jadi dan Mengutamakan Keuntungan

Cisayong ] Kab.Tasikmalaya - Qjabar.com

Program P3-TGAI atau P3A (perkumpulan petani pemakai air) merupakan program yang dikucurkan pihak kementerian PUPR melalui BBWS guna meningkatkan kinerja irigasi desa untuk kesejahteraan para petani, peningkatan ekonomi masyarakat sekitar serta berkontribusi untuk ketahanan pangan.

Namun beda halnya dengan pekerjaan yang dilaksanakan kelompok P3A Cikadu jaya desa cikadu kecamatan cisayong yang diduga dalam pengerjaannya lebih mengedepankan keuntungan daripada kualitas dan kuantitas.
Pekerjaan yang dilaksanakan kelompok petani pemakai air (P3A) cikadu diduga menggunakan material bekas DAM yang berada tidak jauh dari lokasi pekerjaan. Hal tersebut terbukti dengan adanya bongkahan-bongkahan batu bekas yang bukan merupakan batu muka atau batu pasangan sehingga pekerjaannya terkesan asal jadi dan tidak sesuai spek dan juklak juknis yang sudah ditentukan.

Menurut Dadan selaku warga sekitar lokasi mengatakan bahwasannya pengerjaan proyek kelompok P3A tersebut selama belum pernah membeli material batu sama sekali karena menggunakan batu bekas DAM yang mereka bongkar sebelumnya. Ungkapnya. Kamis (16/10/2019)
Dadan juga menambahkan kalau masyarakat sekitar lokasi sangat kontra karena tidak pernah ada musyawarah sama sekali dan tidak ikut dilibatkan dalam pekerjaannya.

"intinya saya sangat khawatir dengan pekerjaan tersebut karena material (batu) tidak sesuai atau bukan peruntukan nya, saya juga sangat prihatin atau miris ketika mendengar bahwa dalam satu minggu mendapat keuntungan 4 juta rupiah". ungkapnya.  

Jurnalis.( UJE)

Tidak ada komentar