Breaking News

Banyaknya"Surat Suara Tidak Sah"Warga Desa Nusawangi Gelar Audensi Bersama Panitia Pilkades

Cisayong ] Kab.Tasikmalaya - Qjabar.com

Kamis ,24 oktober 2019  adalah hari dimana pilkades serentak  di selenggarakan di kabupaten Tasikmalaya.Namun setelah pilkades selesai ada Polemik  yang terpicu dari 608 surat suara yang tidak sah / blanko….! Dari situlah masyarakat desa Nusawangi,Kecamatan Cisayong ,Kabupaten Tasikmalaya.mempertanyakan hal tersebut.

Terkait surat suara tidak sah / blanko, masyarakat desa nusawangi mengadakan rapat  audiensi dengan pihak panitia pilkades yang diselenggarakan di ruang Aula Rapat Desa Nusawangi,serta didampingi oleh pihak keamanan,untuk menyikapi permasalahan tersebut.dengan tujuan Agar  tidak menjadi bola panas di masyarakat.                         Sabtu 26 oktober 2019

Menurut Ketua Panitia Pilkades Kecamatan Cisayong ,Sekaligus Sekmat Cisayong H. Dedi Herniwan, SE. menyampaikan, bahwa audiens yang dilakukan sekarang hanya menampung keluhan masyarakat atau ketidakpuasan saja, bagi kami suatu kewajaran…, makanya dilakukan audiensi tentang masalah surat suara yang tidak sah / blanko. ucapnya.

Lanjutnya” Kalau Mengatasnamakan Calon Prosedurnya juga berbeda, Untuk Masalah Kenapa dan Siapa Yang Salah Nanti Kita Buka Surat Suaranya ” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, H. Dedi mengatakan, bagi Kami sangat mengapresiasi dengan Audiensi hari ini,mungkin karena malu dengan banyaknya  surat suara yang tidak sah / blanko. jadi jangan terjadi lagi dikemudian hari dan  ini sangat positif sekali, intinya saya sangat mengapresiasi terhadap masyarakat Desa nusawangi. imbuhnya.

Sementara,Kohar S.sy, Sebagai ketua Panitia Pilkades menyampaikan, intinya audiensi barusan mempertanyakan tentang teknis, karena banyaknya surat suara  tidak sah / blanko, yang mencapai 608 surat suara. ucapnya

Lanjut” Kami selaku panitia hanya pihak fasilitator dalam pilkades ini, untuk masalah blangko itu bukan urusan kami, tetapi kami terbuka karena kita tetap harus menampung aspirasi masyarakat ” tegasnya.

Dan Untuk masalah audiensi barusan,mungkin kami berharap selesai, adapun untuk analisa letak kesalahan dari blangko ini apakah dari pihak panitia atau dari apa kesalahannya nanti bisa ketemu setelah dilakukan analisa. imbuhnya"

” Adapun, ketika ada  keluhan dari pihak calon dari permasalahan ini, silahkan melayangkan surat keberatan tentang masalah sengketa pilkades dan itu waktunya sampai hari senin nanti tanggal 28 oktober 2019 ” tandasnya.

Kami berharap pilkades Desa Nusawangi ini sesuai Jargon Kami yaitu, AMAN ( Amanah, Merenah, Akhlakul Karimah, Niat Ikhlas ), Tetapi Insya Allah Untuk letak permasalahan ini kami akan anlisa setelah pelantikan nanti sehingga kejadian ini tidak terulang lagi. Pungkasnya.

Jurnalis.(U.J.E)

Tidak ada komentar