Breaking News

Kadis Dinkes Subang Hadiri Akreditasi Puskesmas Ciasem

Kab Subang - Qjabar.com

Penilaian akreditasi Puskesmas Ciasem , Kabupaten Subang,Jawa Barat diharapkan membawa perubahan terhadap pelayanan kesehatan pada masyarakat yang diimbangi dengan pertanggungjawaban secara administrasi pengelolaan pusat pelayanan kesehatan itu.

Sementara itu Dalam Sambutan Kepala Puskesmas Ciasem mengatakan bahwa kedepan pihaknya ingin meningkatkan pelayanan kesehatan  serta seimbang dengan pelayanan, baik pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan pertanggung jawaban administrasi, semuanya harus optimal," kata kepala puskesmas H.Sugiana dalam keterangan persnya (25/09).

Dibagian yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Nunung Syuhaeri berharap akreditasi puskesmas di Kabupaten Subang  bisa membawa perubahan dalam peningkatan mutu kesehatan yang lebih baik, guna mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat di daerah itu.

Ia mengatakan, pada intinya akreditasi puskesmas di Kabupaten Subang yang menentukan adalah pihak kementerian kesehatan,baik hasil penilaian, peninjauan serta kembali pada kepuasan Masyarakat.

Sehingga pihaknya mengharapkan adanya
peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Para petugas kesehatan harus tahu tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya dalam melayani kesehatan masyarakat secara optimal.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, semuanya harus bergerak dan dibutuhkan dukungan serta kerjasama dari semua pihak, agar pelayanan optimal dan derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas FKTP Kementerian Kesehatan RI, puskesmas ciasem dan Muspika Ciasem yang telah hadir dan terimakasih atas kerja kerasnya dalam proses penilaian akreditasi di puskesmas ciasem Kab. Subang sampai waktu yang ditentukan tersebut, Adapun teknisnya dari akreditasi akan melihat bagaimana tata kelola puskesmas, mutu pelayanan, kepuasan pelanggan, dukungan dan kerja sama lintas sektor, hal seperti itulah yang akan menjadi kriteria penilaian kementrian kesehatan baru nanti akan dapat sertifikat," ujarnya.

Jurnalis.(Dit)

Tidak ada komentar