Breaking News

Ponpes Moderen Darusalam Gelar Pelatihan Menghafal Cepat Al Qur'an

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

Pimpinan pondok moderen Darussalam, K.H  Ahmad Deni Rustandi S.Ag menggelar pelatihan menghafal cepat  Al-Quran,m metode yang digunakan "Menghafal Al-Quran Serasa Bermain Game" yang dilaksanakan diruang belajar pondok Darussalam Kampung Narunggul Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.

"Melalui kegiatan ini kita ingin membawa para anak menjadi generasi qurani yang tetap akan memenangkan kondisi internal dan eksternal pada situasi kini dan yang akan datang," katanya.

Menurut dia, kegiatan pelaihan yang diikuti oleh ratusan santri dan para Ustad/ustadah  ini untuk menelorkan generasi muda Qur'ani dan siap dididik ramah dalam memanfaatkan teknologi sebagai kerangka pembelajaran.

"Sehingga anak kita dan angkatan muda akan tetap terjaga sebagai generasi penerus bangsa, generasi umat yang berakhlak mulia, cakap, cerdas, berprestasi serta berguna bagi diri, bangsa dan negara," jelasnya.

Di sisi lain, lanjut dia, melalui kegiatan pelatihan optimalisasi proses belajar dengan metode ILHAMQU atau menghafal Al-Quran serasa bermain Game ini,Pondok Darussalam  ingin menyiapkan guru  sebagai tenaga pendidik yang mempunyai kompetensi di bidangnya.

Ia mengatakan, dengan satu keprihatinan dan kepedulian serta perhatian atas anak remaja dan anak muda serta angkatan muda dengan adanya tantangan kini dan masa depan, kaitan masalah dengan perkembangan teknologi informatika yang begitu pesat.

Selain itu, tantangan intern dan ekstern, sehingga sangat perlu untuk membimbing anak-anak karena bisa saja anak kita nanti itu pola pikir, pola rasa, pola tingkah bisa dipengaruhi oleh adanya masukan pengaruh teknologi informatika yang dampaknya begitu rupa.

"Karena itu, Pondok Darussalam ingin mengintervensi jiwa anak-anak kita sehingga dampak itu bisa dihindari, karena ketika anak itu tidak mampu menghindari maka karakter warna akhlaknya pasti akan didominasi oleh teknologi informatika," katanya.

Dalam kegiatan ini para peserta akan mendapatkan pelatihan
cara menghafal Alquran dengan metode ILHAMQU atau menghafal Al-Quran serasa bermain Game  yang dipandu langsung oleh aslinya, yaitu KH.Lukman Hakim,MA.Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat.
K.H.Lukman Hakim, MA,  menjelaskan metode Ilham sulitnya untuk mengukur satu standarisasi kompetensi aktif bagi lembaga atau instansi yang ingin capaian targetnya terpenuhi secara merata, dengan kami coba tawarkan satu metodologi yang kami sebut Ilham,”ujarnya.

Lanjut dia,ikhtiar dari kami bagaimana kebutuhan / problematika dalam menghapal bisa di jawab / di cari solusinya melalui Ilham, karna metode Ilham itu pertama memiliki ke ikhlasan dibanding metode yang lain, terutama dalam proses penghapalannya,
jadi potensi kecerdasan yang dimiliki oleh kita bisa semua  dioptimalkan dan di daya gunakan dalam kebutuhan menghapal, ingin mengakomodir seluruh model gaya belajar baik yang borfinari visual maupun sintetik,”ujarnya.

“Sehingga apapun gaya belajarnya bisa cocok dan relevan dan output dari proses menghapalkan bukan hanya hapal ayat tetapi penomoran ayat nya hapal dan anak bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan,” ujarnya.

Menurutnya,metode tersebut merupakan cara menghafal Alquran dengan mudah, cepat dan menyenangkan, dan konsep yang diramu dalam metode ini dengan cara meresume pembelajaran tajwid yang awalnya menakutkan menjadi mudah."Hasil dari metode ini orang akan menjadi demam mengaji. Suka membaca Al-Quran," katanya.

KH.Aahmad Deni menambahkan, dengan kegiatan tersebut menurutnya fokus kepada Ustad/Ustadah,karena mereka sebagai tutor bagi santrinya, sehingga kendala yang sering dihadapi oleh para penghafal Al Qur'an adalah lupa ditengah ayat  dampaknya mereka tidak bisa meneruskan bacaan ayat yang sudah dihafalnya. Melalui Metode ILHAM persoalan itu teratasi.

."Melalui Metode ILHAM ini, persoalan bisa teratasi dan memadukan beragam pendekatan dalam meningkatkan dan mengaktifkan tujuh(7) kecerdasan dalam otak  kemampuan dan potensi seperti Lingustik, Matematik, Visual, Kinestetik Musikal, Interpersonal, dan Intrapersonal. Dengan Metode tersebut, Menghafal Al Qur'an sesuatu yang sangat menyenangkan dan mudah sebagaimana bermain game."Jelas KH.Deni

Fakta penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara prestasi, akademik, kreativitas, Inovasi, dan ketenangan jiwa dengan hafalan Al Qur'an.

Ditempat yang sama KH.Ahmad Deni menyebutkan pembukaan kegiatan Khoirlakum Man Taallamal Qurana,' Wa Allamuha(sebaik -baiknya kalian adalah yang belajar Al-quran).

Jurnalis : (dan)

Tidak ada komentar