Breaking News

Oknum PNS Diduga Menghalangi Wartawan Saat Kegiatan Upacara HUT RI ke-74

Kab Ciamis - Qjabar.com

Dihari ulang tahun republik indonesia (HUT RI Ke 74). Warga Kampung dusun nagrog ikut serta meriahkan dengan lakukan upacara kenaikan bendera yang  bertempat di lapang Dengdek Desa Sukasenang  Kecamatan Sindangkasih
Kabupaten Ciamis. Sabtu 17 Agustus 2019.

Dalam kegiatan tersebut kenaikan bendera lancar dan kondusip, namun ada hal yang terjadi bagi salasatu Wartawan saat mau liputan kegiatan upacara tersebut sempat di halangi oleh salaseorang oknum PNS yang menghalangi wartawan saat liputan.

Pasalnya wartawan tidak boleh meliput saat menaikan bendera dikarnakan harus menghargai dalam pelaksanaan kenikan bendera. Padahal pihak wartawan memperlihatkan aidikat kepada oknum PNS yang menghalangi.

Saat di kompirmasi oknum PNS berinisial (DH) yang akrab di sapa (E) setelah melakukan kegiatan upacara menjelaskan, "Memang benar kami sempat melarang mengambil gambar karna dalam kegiatan kenaikan bendera , "katanya.

"Kami belum tau kinerja wartawan dan sebagai tupoksinya, karna kami hanya mendengarkan arahan dari pak Camat, bahwa pada saat kenaikan bendera diharapkan jangan ada kegiatan yang lain. "Ujar inisial (DH)

Hal ini jadi pertanyaan bagi pihak para wartawan atas adanya dugaan melarang meliput kegiatan tersebut. Padahal kegiatan upacara HUT RI ke-74   sebagai momen yang penting bagi warga negara indonesia yang harus kita rayakan, dengan pasalnya wartawan berhak untuk mengambil gambar yang mana monen yang sangat di nanti nanti.

Didalam pasal 18 undang undang no 40 tahun 1999. Tertulis  arang siap yang menghambat atau menghalangi tugas kejurnalistikan di ancam denda sebesar Rp. 500.000.000 (Lima ratus juta rupiah) dan atau kurungan selama 2 tahun .

Melihat dengan adanya undang undang tersebut jelas bahwa bagi yang menghambat dan melarang peliputan , harus di beri sangsi hukuman sesuai hukum ya.g berlaku di Indonesia. "Pungkasnya.

Pihak Qjabar akan lakukan nindak lanjuti ke kecamatan ,untuk minta keterangan yang mana di ucapkan oleh pihak (DH) yang akrab di sapa (E) dikarnakan (E) Dinasnya di kecamatan.

Jurnalis.(EK)

Tidak ada komentar