Breaking News

Atas Dorongan Warga Ust Hilal, Siap Maju Di Pilkades Serentak Tahun 2019

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

Sebagian warga Kabupaten Tasikmalaya sebentar lagi akan memilih calon pemimpin di desa nya masing masing, banyak sekali calon kepala desa yang masuk bursa PILKADES serentak tahun ini. Namun dari sekian banyak calon yang maju keajang Pilkades, rupanya hanya calon kades Pagersari yang berani dan tegas. Kamis 01 Agustus 2019.

Bakal calon kades yang sehari hari aktip di Pondok Pesantren Abudzar, Ciseuti Hilir ini, jika terpilih sebagai Kades, dirinya akan menghibahkan seluruh sawah carik bagiannya bagi kaum dhuafa yang ada didesa Pagersari. Orang miskin harus benar benar diperhatikan karena selama ini selalu di asingkan.

"Orang tua jompo, yatim fiatu, bahkan bagi yang mau nikah tidak punya biaya siap dibantu, juga orang sakit yang tak punya biaya, asalkan benar benar tergolong kaum fakir miskin, selama ini kan banyak program dari dinas sosial yang tak tepat sasaran", kata Ustadz Hilal saat di temui Qjabar.

Banyak sekali ide dan gagasan yang akan diterapkan di desa Pagersari jika ia terpilih sebagai Kepala Desa. Selama ini tidak ada keterbukaan dan dinilai jauh dengan insan Pers, juga keterangan informasi fublik (KIP) maka ia akan menjalin hubungan yang baik sebagai mitra pendorong dan pengawas dalam membangun desa. 

Baginya mutlak harus ada perubahan bagi birokrasi desa Pagersari, baik dibidang integritas moral, mau pun manajemen kantor, kenapa tidak?! karena sudah disediakan dana desa yang besar untuk membangun.

Hilal Fawadz Ramdhan pria kelahiran 8 Juni 1984, ini dinilai fenomenal karena berwatak tegas,berani. 

Ini riwayat pendidikan dan aktipitasnya selama ini:
1.Tamat SDN Pagerjaya,Pagersari
2.Ponpes Al Furkon Singaparna
3.Ponpes Darussalam Ciamis
4.Mts Cijangkar,Pasirhuni
5.Ponpes lslam Al mukmin Ngruki ,Jawa Tengah
6.lembaga Pendidikan lslam dan bahasa Arab ,Al lmarot, Bandung.

Sekarang aktip diberbagai organisasi keagamaan ,sosial, dan media. Seperti yang digeluti saat ini, ia sebagai ketua Himpunan Remaja Mesjid Pagersari, Ketua Umum Paguyuban Paguron Pencak Silat Sunda Hariwang, Ketua Umum Brigade Ababil Kamufisa, dewan pembina media TINDAK, penasehat mediaonline qjabar, dan penasehat LPKSM Cakrabuana.

Meskipun kaidah politik barat mengatakan' the best candidate never win' calon yang hebat itu takkan pernah menang, namun begitu bodoh dan terbelakangnya rakyat yang memilih calon pemimpin yang hanya sekedar untuk berkuasa dan melirik anggaran dan harta desa. Ini harus dirubah untuk menciptakan tatanan pemerintah desa yang lebih baik, kalau tidak ada perubahan niscaya rakyat akan selalu menjadi obyek pelengkap penderita selamanya. "Pungkasnya.

Jurnalis.(EK)

Tidak ada komentar