Breaking News

ARM Juga Beberapa LSM Penggiat Anti Korupsi Akan Membongkar Dugaan Keterlibatan Mantan Bupati Tasikmalaya Beserta Istrinya

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

"Mantan Bupati Tasikmalaya beserta istrinya beberapa kali mengutus orang untuk meredam gerakan ARM dalam membongkar Dugaan keterlibatan mantan Bupati Tasikmalaya beserta istrinya dalam kasus korupsi di Tasikmalaya, namun utusan tersebut di tolak secara tegas oleh Ketua Umum ARM juga para ketua LSM Penggiat Anti Korupsi"

Para Aktivis Penggiat Anti Korupsi Nasional yang tergabung dalam wadah konsorsium ARM (Aliansi Rakyat Menggugat) bersama dengan beberapa LSM Penggiat Anti Korupsi Tasikmalaya dan Jawa Barat menyatakan siap membuka dan membongkar dugaan keterlibatan mantan Bupati Tasikmalaya beserta istrinya dalam beberapa kasus korupsi di kabupaten Tasikmalaya semasa mantan Bupati tersebut menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya.
Hal tersebut terungkap pada saat Ketua Umum ARM beserta timnya memenuhi undangan dari beberapa tokoh Masyarakat Tasikmalaya juga beberapa Pengasuh dan Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya.

Pada kesempatan tersebut para awak media termasuk didalamnya dari media QJabar diberi kesempatan untuk mewawancarai langsung Ketua Umum ARM di salah satu rumah makan di sekitar alun-alun kota Tasikmalaya.

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh para wartawan juga awak media termasuk dari media QJabar serta pemburu berita lainnya, sebab waktu yang diberikan kepada kami sangat singkat dikarenakan Ketua Umum ARM bersama rombongan baik dari Bandung maupun dari Jakarta hanya mampir ke rumah makan tersebut sekedar untuk beristirahat dan makan malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pertemuan di salah satu pondok pesantren yang berlokasi di sekitar Singaparna Tasikmalaya pada Sabtu malam (27/07).

Pada kesempatan tersebut ketua umum ARM Furqon Mujahid Bangun yang terkenal sangat getol mengungkap beberapa kasus Mega Korupsi di tanah air mengatakan maksud dan tujuannya datang ke Tasikmalaya hanya untuk memenuhi undangan dari para tokoh masyarakat Tasikmalaya juga dari beberapa pimpinan Pondok Pesantren di Tasikmalaya. Disamping itu juga rencananya ARM akan kembali mengumpulkan data dugaan keterlibatan mantan Bupati Tasikmalaya beserta istrinya atas beberapa kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya.

Mujahid juga mengungkapkan jika saat ini ARM telah memiliki data yang sangat akurat tentang adanya dugaan keterlibatan mantan Bupati Tasikmalaya beserta istri pertamanya yang berinisial LM dalam beberapa dugaan tindak Pidana korupsi juga Gratifikasi di Kabupaten Tasikmalaya semasa Mantan Bupati tersebut menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya.

Saat ini kami telah memiliki sebanyak 13 temuan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan Bupati tasikmalaya beserta istri pertamanya berinisial LM semenjak pertama kali menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya hingga yang bersangkutan menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat tutur mujahid disela-sela pemaparannya kepada para awak media yang hadir dan ikut makan bersama tim rombongan ketua umum ARM tersebut.

Pada kesempatan tersebut mujahid juga menyampaikan beberapa kasus dugaan keterlibatan istri pertama mantan Bupati Tasikmalaya berinisial LM diantaranya:
-Gratifikasi Proyek pengadaan Meubeuler yang dilaksanakan oleh CV.Mitra berupa sebuah mobil Honda Freed juga sejumlah kwitansi pengeluaran anggaran dana dari CV Mitra utk sdri.LM. (datanya telah lengkap). Jika Gratifikasi yang langsung ditujukan buat mantan Bupati Tasikmalaya sangat banyak sekali. Ada beberapa buah mobil dan pembelian barang yang diperuntukkan untuk Pesantren dan Yayasan yang dikuasai oleh mantan Bupati tersebut.

Semua datanya itu sudah lengkap dan ada pada kami tegas mujahid sambil menunjukkan bundelan tebal yg berisikan copy kwitansi dan copy rekening beberapa buah Bank yang telah dilegalisir asli kepada para awak media.
- Dugaan keterlibatan sdr.i LM dalam kasus bobolnya anggaran kegiatan Bansos.

Dalam hal ini diduga kuat sdri.LM bertindak sebagai Pengepul Proposal melalui orang-orang kepercayaannya. Bahkan diduga tidak sedikit proposal tersebut yang fiktif alias Siluman. hal ini terungkap ketika ARM menugaskan tim nya untuk mengecek lokasi sesuai proposal yang diajukan ternyata alamat tersebut tidak ditemukan, jika pun ditemukan nama lembaga yang ada tidak sesuai dengan proposal yang diajukan oleh orang-orang suruhan sdri.LM.
- Dugaan keterlibatan sdri.LM atas kasus dugaan penyalahgunaan anggaran yang seharusnya diperuntukkan untuk kegiatan Dekranasda Kabupaten Tasikmalaya.

Dugaan keterlibatan sdri.LM atas dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran untuk kegiatan PKK se-Kabupaten Tasikmalaya.
Semua yang saya sampaikan diatas tersebut saat ini datanya sebagian besar telah ada pada kami tinggal ditindaklanjuti keranah hukum saja, jelas ketua umum ARM tersebut.

Selanjutnya mujahid juga menjelaskan, "bahwa kegiatan menghadiri undangan dari para tokoh masyarakat kabupaten Tasikmalaya serta dari para Pengasuh Pondok Pesantren tersebut ada kaitannya dengan Pemberitaan dari berbagai media masa cetak dan elektronik beberapa hari yang lalu tentang kiprah ARM dalam membongkar adanya dugaan keterlibatan mantan bupati Tasikmalaya atas maraknya kasus korupsi selama kepemimpinannya. Perlu saya sampaikan juga ke rekan-rekan media bahwa saat ini ARM mendapat dukungan penuh dari para Tokoh Masyarakat juga para Alim Ulama serta para pengasuh pondok pesantren yang berada Kabupaten Tasikmalaya.

Terlebih menjelang Pilkada Bupati Tasikmalaya yang akan digelar dalam waktu dekat ini, jangan sampai masyarakat Tasikmalaya kembali kecolongan dengan figur pemimpin yang akan maju dalam event tersebut. Dan kami berjanji akan mengungkap semua kebobrokan salah satu kandidat calon yang konon akan maju pada pilkada bupati Tasikmalaya, jangan sampai ada koruptor atau orang yang memiliki  catatan negatif lolos menjadi Calon Bupati Tasikmalaya yang akan datang, "jelas Mujahid.

Mujahid juga mengakui bahwa ARM telah beberapa kali dihubungi oleh beberapa orang yang mengaku sengaja diutus oleh mantan Bupati Tasikmalaya juga utusan dari istri mantan Bupati Tasimalaya guna melakukan mediasi terhadap ARM agar apa yang selama ini sedang dibongkar dan diungkap oleh ARM bisa diredam dan dihentikan.

Namun upaya mediasi tersebut gagal total sebab ditolak oleh ketua umum ARM secara tegas, ternyata upaya mediasi yang dilakukan oleh utusan mantan bupati dan utusan dari istri pertama mantan Bupati Tasikmalaya berinisial LM tersebut tidak menggoyahkan semangat dari para Penggiat Anti Korupsi yang tergabung didalam wadah Konsorsium ARM yang di nakhodai oleh mujahid tersebut.

Andai saja apa yang kami bongkar dan permasalahkan tersebut hanya isapan jempol belaka, mana mungkin mereka seperti kebakaran jenggot kan lalu berusaha untuk melakukan mediasi dengan kami. ini menandakan jika apa yang kami ungkapkan tersebut besar kemungkinan benar adanya dan mungkin mereka juga merasa melakukannya hingga mereka ketakutan yang luar biasa hingga mengutus beberapa orang untuk mediasi dengan kami ungkap mujahid sambil berkelakar dengan para wartawan dan para awak media yang hadir.

Ketika dari media QJabar menanyakan langsung kepada ketua umum ARM tentang langkah apa yang akan dilakukan setelah semua data terkumpul serta setelah mendapatkan dukungan penuh dari para Tokoh Masyarakat Tasikmalaya juga para Alim Ulama Kabupaten Tasikmalaya?. Mujahid menjawab bahwa ARM dalam waktu dekat ini akan melaksanakan acara Bedah Kasus terlebih dahulu di Bandung dan akan mendatangkan beberapa Pakar Hukum Pidana Nasional, Tokoh Nasional juga para Tokoh Penggiat Anti Korupsi Nasional. Kami juga saat ini sedang mengupayakan agar bedah kasus tersebut bisa ditindaklanjuti didalam acara ILC yang di nakhodai oleh Presiden ILC Karni Ilyas di salah satu TV swasta nasional.

Tapi kami tidak janji ya, yang pasti kami sedang mengupayakan agar bisa dibahas didalam acara ILC tegas mujahid. Selanjutnya hasil dari bedah kasus tersebut, kesimpulannya baru akan kami serahkan dan laporkan semua temuan itu ke KPK yang akan kami tembuskan juga ke Presiden dan ketua DPR-RI tegas mujahid sambil bersiap-siap melanjutkan perjalanan menuju acara pertemuan tertutup di salah satu Pondok Pesantren yang berlokasi di Singaparna dengan beberapa tokoh masyarakat Tasikmalaya juga dengan beberapa Pengasuh Pondok Pesantren di Tasikmalaya yang telah menunggu kedatangan rombongan ketua umum ARM tersebut.

Yang pasti kami dari ARM dan beberapa LSM penggiat anti korupsi memohon dukungan dari rekan-rekan media juga agar apa yang sedang kita perjuangkan saat ini bisa berjalan dengan lancar dan kebusukan tersebut dapat segera terbongkar ungkap mujahid menutup pembicaraan dengan para awak media termasuk dengan pewarta dari QJabar.com.

Jurnalis.(A Firmansyah)

Tidak ada komentar