Breaking News

Wana Wisata Sayang Kaak,Jadi Tujuan liburan Keluarga

Kab Ciamis - Qjabar.com

Bulan suci ramadan yang penuh berkah tinggal menghitung hari, itu artinya hari raya idul fitri atau lebaran tinggal sebentar lagi. Momentum lebaran adalah saat yang tepat untuk pulang kampung bagi masyarakat yang berdomisili dan mencari nafkah di luar kota

Selain itu lebaran menjadi momentum yang pas untuk silaturahmi baik bersama keluarga, kerabat, teman sekolah dan lain sebagainya.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah Ciamis dan sekitarnya, tidak usah jauh jauh untuk mengisi libur lebaran bersama keluarga. Karena di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kab Ciamis terdapat wana wisata yang mengasyikan dan murah meriah yakni Wisata Mandiri Sayang Kaak.

Taufan Nugraha selaku ketua pengelola wisata mandiri sayang kaak mengatakan, dulunya tempat ini dikenal dengan sebutan Grand Sayang Kaak. Tempat wisata yang ada di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini kini bernama Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak,ungkapnya minggu 26 mei 2019

"Sejak tahun 2017 tempat wisata ini terus berbenah, hasilnya bisa dilihat sekarang, Sayang Kaak penuh dengan spot foto yang akan memuaskan para pencinta selfie maupun mereka yang hobi foto-foto," ujarnya.

Disini,Pengunjung bisa menggunakan sejumlah titik spot foto yang tersedia di Sayang Kaak, mulai dari spot foto payung geulis, hingga sangkar ‘sayang’ burung yang ada di pinggir jurang atau tebing,ujarnya

"Memang, wana wisata ini menjual keindahan jurang yang dilatarbelakangi dengan hutan hijau juga pemandangan Sungai Citanduy yang kini sedang dibangun bendungan Leuwikeris," jelasnya.

Lanjut Taufan, kelebihan lainnya dari wana wisata ini, Anda bisa ‘botram’, alias makan bersama keluarga atau sahabat dekat. Tak perlu repot membawa bekal dari rumah jika Anda terburu-buru. Karena di tempat wisata ini sudah tersedia warung dimana Anda bisa memesan nasi liwet lengkap dengan lauk pauknya. Anda bisa memakannya rame-rame di saung atau gazebo yang ada di Wana Wisata ini.

Jika Anda berencana mengisi libur lebaran atau piknik sambil ‘botram bersama keluarga atau para sahabat menjelang bulan Ramadan, Wana Wisata Sayang Kaak sangat cocok untuk dikunjungi.

Taufan menambahkan, Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak kini sudah ‘menyumbang’ pendapatan daerah.

“Dalam sebulan kami bisa menjual sekitar 1000 sampai 3000 tiket,per tiketnya itu Rp. 5.000, dari sana kami sudah menyumbangkan pajak untuk pendapatan Ciamis,” kata Taufan.

Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak bahkan sudah lama jadi tumpuan perekonomian sejumlah warga Handapherang, Ciamis. Sejak dibuka pada tahun 2017 lalu, wana wisata ini mampu menyedot pengunjung dari berbagai daerah. Taufan menyebutkan ada pengunjung dari sekitar Ciamis, bahkan dari luar kota, seperti Tasikmalaya dan Bogor.

Tempat wisata ini kini dikelola oleh BUMDES Hanjuang Handapherang. Rencananya, wana wisata ini akan terus berbenah dan akan terus membuat inovasi baru untuk menarik lebih banyak pengunjung.

“Nantinya, kami akan  melengkapi wisata Sayang Kaak ini dengan berbagai wahana baru lagi. Diakui atau tidak keberadaan wisata Sayang Kaak di desa ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Imat salah seorang karyawan PT HEKSA yang bekerjasama dengan PT KAI dan bertugas di perlintasan pintu di wilayah Islamic Center Ciamis mengaku menikmati berbagai wahana yang ada di Sayang Kaak.

“Kalau untuk makan bareng terus foto-foto, Sayang Kaak udah enak banget, dan murah juga tiket masuknya,” katanya.

Jurnalis.(Dod/Juj)

Tidak ada komentar