Breaking News

KH Deden Badrul Kamal,Masyarakat Ingin Pemilu Bersih Jurdil,Bawaslu Harus Berjalan di Koridornya

Kab Ciamis  - Qjabar.com

Tim relawan kopasandi beserta elemen lainnya mendatangin kantor Bawaslu Kabupaten Ciamis, Senin 29 April 2019. KH Deden Badrul Kamal selaku relawan Kopasandin menuturkan," kedatangan dirinya beserta elemen masyarakat lainnya ke kantor Bawaslu ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan juga mendukung kinerja Bawaslu supaya berjalan di koridornya, "tuturnya

"Kami berharap Panwas mampu menjaga kondusipitas pemilu ,bersikap netral sesuai sumpah yang telah diucapkan oleh seluruh panwas dan juga panwas mengawasi kecurangan kecurangan yang telah terjadi kalau seandainya yang telah tersebar di media cetak dan elektronik dan juga panwas aktip dalam mengawasi proses segala bentuk kecurangan yang telah terjadi,"kalo ada" dan menjaga kecurangan yang belum terjadi, "ungkapnya

Intinya,"kita mendorong supaya sebagai petugas,mereka harus lebih termotipasi dan lebih sigap dan berjalan di koridornya.

Dan memang sekarang di media dengan data data yang ada di beberapa daerah itu terjadi hal hal yang menurut akal sehat itu tidak signifikan dan di Kabupaten Ciamis jangan sampai terjadi hal yang demikian.Karena kalou memang sudah piple power kekuatan rakyat,kekuatan masyarakat bergerak maka itu sebagai kekuatan Tuhan ,maka itu tidak ada yang bisa menghalangi ketika kekuatan rakyat bergerak, "ujarnya

Tekait temuan di Kabupaten Ciamis,ini ada temuan di Kecamatan Sadananya datanya sudah ada karena kita dari relawan bukan hanya relawan kopasandi saja tapi berbagai relawan turun kejalan dan juga kami temukan di Kecamatan Cipaku ada dugaan penggelembungan suara dan ini memang data sudah ada di tim relawan kopasandi dan juga di relawan lainnya.

Penggelembungan suara yang ditemukan itu adalah penggelembungan suara paslon no urut 01 ditingkat kecamatan nambah 700 suara dan paslon no urut 02 kurang 300,tapi kita punya data C1 Plano dari TPS bisa di cocokan dan dari pihak kecamatan mengakui bahwa itu kesalahan mereka dan ini salah satu bukti dan ini bukan hayalan dan juga bualan,memang ada fakta dan data.

"Untuk menyikapi hal itu kita daripada relawan maka,kita mencocokan atau di cocokan data kalau semuanya sudah singkron maka kembali lagi ke data yang awal.Jadi kita mengawal dari kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten,dan ini pesan bahwa nanti Bawaslu itu memberikan masukan ketingkat provinsi dan pusat, "tegas KH Deden Badrul Kamal
Sementara itu Uce Kurniawan selaku ketua Bawaslu Ciamis menanggapi terkait gerakan masyarakat tolak pemilu curang yang dimotori oleh kopasandi secara substantif kalo bicara pemilu curang,maka disitu dia menginginkan pemilu yang bersih.Kalo pemilu yang bersih juga bagian dari tugas kami "Bawaslu" artinya pemilu bersih itu pemilu yang menegakan regulasi aturan main, "tanggapnya

Dimana pada kampanye para calon " umpamanya" tidak melakukan cara cara kampanye sesuai dengan ketentuan ,yang terakhir terkait dengan suara jangan sampai suara yang semestinya posisi si A bergeser ke posisi B itu juga kan menjadi bagian substantif tugas tugas kami di pengawasan

Saya kira ponnya sangat mulia,barusan itu menuntut pemilu itu dilaksanakan secara jujur dan adil.kita sambut hangat terkait dengan tuntutan itu. Cuma kita juga kan sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki keterbatasan ketika dia menuntut untuk pemilu yang bersih jujur dan adil kalo kemudian tamu tamu yang datang mendapatkan data atau informasi terkait dugaan dugaan kecurangan saya kira secara normatif mereka merekan harus melaporkan pada kami jangan hanya berdasarkan asumsi atau katanya,harus berdasarkan data data kalau memang tamu yang datang menganggap ada kecurangan kecurangan yang diduga

Kami Bawaslu sangat terbuka menerima lapoean laporan dari siapapun baik itu dari masyarakat pemilih ataupun tim kampanye pasangan calon,ketika mereka mendapatkan informasi tekait dugaan kecurangan itu.Tapi kami titipkan pesan jangan sampai lalu kemudian hanya, "katanya dan praduga. Itu harus berdasarkan data data, itu yang kami tunggu kalo memang mereka ingin bicara. "Pungkasnya.

Jurnalis.(Dodi)

Tidak ada komentar