Breaking News

Diklat Jurnalistik Gandeng MOI & IPJI Bersama LSM Pandika Siliwangi Nusantara

Kab Bandung  - Qjabar.com

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pandika Siliwangi Nusantara (DPP LSM PSN) bekerjasama dengan organisasi Media Online Indonesia dan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia menggelar pendidikan dan pelatihan jurnalistik tingkat dasar.

Bertempat di Kantor DPP LSM PSN, kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, diklat jurnalistik dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Sabtu – Minggu (11-12 Mei 2019) sejak pagi hingga malam.

Ketua Umum DPP LSM PSN, Ahmad Nurzaman mengatakan, pelatihan jurnalistik ini terbuka untuk umum dan khususnya calon wartawan yang akan direkrut sebagai perwakilan media cetak dan media online terbitan LSM PSN.

“Pelatihan ini memang sudah kami rencanakan mengingat banyaknya wartawan yang tidak memiliki kemampuan jurnalistik,” ujarnya. Begitupun perusahan media yang mempekerjakannya tidak memberikan bekal ilmu dan pengetahuan tentang jurnalistik.

Akibatnya, kualitas berita yang ditayangkan tidak berbobot, sulit dipahami arah beritanya dan tidak menarik minat orang untuk membacanya.

Ahmad menerangkan, peserta akan diberikan bekal tentang wawasan dan keterampilan penulisan berita (straight news), teknik reportasi, teknik wawancara, teknik
penulisan berita, kode etik jurnalistik dan penjelasan Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Dalam pelatihan ini juga dibahas cara membuat judul yang menarik dan cara membuat lead berita agar memenuhi rumus 5W + 1H”.

“Saya sengaja menghadirkan jurnalis profesional dan berpengalaman sebagai instruktur pelatih. Saya mengundang kang Doni Ardon, yang saat ini menjabat sekretaris DPW MOI Provinsi Jawa barat dan ibu Ai Mulyani selaku ketua DPW IPJI Provinsi Jawa Barat,” kata lelaki yang biasa dipanggil dengan sebutan Aa Jaka.

Nama Doni Ardon, sudah dikenalinya sebagai sosok yang mumpuni dalam hal kemampuan jurnalistik. “Saya mendengar kabar bahwa beliau telah berhasil menjadikan puluhan wartawan memiliki medianya sendiri dan ternyata itu memang terbukti dari caranya melatih wartawan. Saya mendapatkan nomornya dari salah seorang pejabat Polda Jawa Barat,” terang Ahmad.

Adapun nama Ai Mulyani direkomendasikan ketua DPW MOI Provinsi Jawa Barat Ikin Roki’in sebagai sosok penulis yang sering mengguncang Dewan Pers.

“Saya pastikan, diklat jurnalistik ini meskipun singkat waktunya, namun bisa menjadikan wartawan memiliki bekal ilmu dan pengetahuan jurnalistik yang mumpuni,” ujar Ahmad dengan penuh yakin.

Secara terpisah, salah satu peserta Diklat Jurnalistik, Abdul Rojak membenarkan pernyataan Ahmad Nurzaman.

“Ya, kang Doni keren banget ngajarnya, tidak percuma saya datang jauh-jauh dari Tasik mengikuti pelatihan ini, karena hanya 5 jam bersama beliau, saya sudah bisa membuat berita dan mengirimkannya lewat Whatsup dan Email,” terang Abdul Rojak.

Menurut dia, pendapat senada juga disampaikan 20 peserta lainnya yang berasal dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat.

“Belum sehari ikut diklat, saya sudah bisa bikin tulisan dengan hasil penilaian cukup baik..kang Doni keren bingit dah ah, udah mah sabar, ganteng dan cool,” ungkapnya.

Dia berharap, pelatihan serupa dapat digelar kembali oleh DPP LSM Pandika Siliwangi Nusantara. Sehingga bekal pengetahuan jurnalistik yang diperolehnya semakin terasah dan menjadi lebih baik.

Jurnalis.(EK)

Tidak ada komentar