Breaking News

Bulan Suci Ramadhan, Bagi Pedagang Cetakan Kue Meraup Keuntungan Mencapai 5 Jt Perhari

Kab Tasikmalaya - Qjabar.com

Tinggal beberapa minggu lagi bulan Ramadhan dan tinggal beberapa hari lagi akan memasuki Hari Raya Idul Fitri, para pedagang dan juga para pembeli semakin memadati dan mencari peralatan untuk membuat kue. Rabu 22 Mei 2019.

Pedagang cetakan kue mengaku dengan datangnya bulan puasa dagangannya semakin laku karena banyak orang yang memang ingin membuat kue untuk panganan di bulan puasa dan persiapan lebaran. Seorang pedagang mengaku bisa untung sampai dengan Rp 5 juta per harinya di hari-hari menjelang puasa.

Penjual cetakan kue  Tira Agung  mengaku bisa meraup untung sampai dengan Rp 5.000.000 per hari menjelang hari raya idul fitri, padahal di hari-hari biasanya dirinya hanya untung Rp 1-1,5juta.

"Sekarang bisa minimal Rp 5 juta per hari. Kalau hari biasa paling Rp1.5 juta perhari," kata Tira.

Tira mengungkapkan, loyang lengser adalah dagangannya yang paling laris dibeli. Menurutnya, per harinya dia dapat menjual 500-700 loyang per hari dan hal tersebut membuat dirinya dapat memesan kembali loyang ke pengrajin hampir setiap harinya.

"Saya bikin sendiri dengan dibantu oleh beberapa pekerja. Sekarang laris banget, bisa 500 saya jual tiap hari," tuturnya.

Bila berkunjung ke Rumah Pengrajin loyang yang berada telat pinggir palang puntu  Kereta api kampung Cibogo Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmlaya, dapat melihat berbagai loyang tersusun di rak. Selain loyang, ada peralatan masak bergantung di langit-langit toko.

Terdapat juga cetakan untuk berbagai kebutuhan seperti cetakan lontong, kue cubit, pancong, pukis, tumpeng, hingga cetakan kue untuk membuat kue Barbie. Cetakan berukuran kecil ditempatkan dalam wadah dan ditaruh di atas meja paling depan.

Menurut Tira Agung sebagian besar dagangan tersebut merupakan hasil industri rumah  sendiri. “Kebanyakan barang di sini dibuat sendiri,” ucap Tira.

Berikut ini harga loyang lengser yang dijual oleh Rumah Pengrajin Loyang Tira:
Ukruran kecilRp12.500 per buah
Ukuran sedang Rp 17.500 per buah
Ukuran besar  Rp 30.000 sampai Rp.40.000 per buah.

Di tempat yang sama Tira mengungkapkan, dirinya sengaja membuat  sendiri,untuk memasok ke pasar induk.

"Biasanya memang sering untuk dijual ke pasar-pasar ditasikmalaya  dan sekitarnya.

Tak hanya loyang pencetak kue yang dijajakan oleh Tira,namun banyak lagi diantaranya toples. Menjelang hari raya idul fitri nanti, omzet penjualannya meningkat sampai dengan Rp 8 juta perhari, padahal hari biasanya hanya mampu menambah penjualan dari toples bisa meraup Rp 1 juta.

Jurnalis.(dan)

Tidak ada komentar